Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cek Asrama Sekolah Rakyat Surabaya
Cak Imin Pastikan Siswa Dapat Pelayanan Prima
Jumat, 15 Agustus 2025 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengunjungi Asrama Sekolah Rakyat Menengah Atas XXI Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/8/2025). Dalam kunjungan ini, Dia memastikan para siswa mendapat pelayanan prima selama tinggal di Asrama Sekolah Rakyat.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyapa dan memberikan pesan kepada para agar bersungguh-sungguh menuntut ilmu.
Dia berharap, Rektor Unesa serta Kepala Sekolah Rakyat dapat memetakan talenta siswa sebagai bekal merumuskan cita-cita masa depan. “Jangan pernah minder,” kata Menteri yang akrab disapa Cak Imin ini.
Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigraai itu juga memuji semangat para siswa di Sekolah Rakyat Unesa. Dia berharap, selama tiga tahun siswa betul-betul memiliki keinginan mengoptimalkan kemampuan akademis, karena nantinya mereka berpotensi mendapatkan beasiswa.
Baca juga : Politik Uang, Dinasti, Dan Birokrasi Benalu Demokrasi
Dia menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan program rumusan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan lintas lembaga kementerian sehingga prosesnya terus dikawal secara ketat.
“Program ini bertujuan memutuskan rantai kemiskinan,” ucapnya.
Mantan Wakil Ketua MPR itu mengapresiasi Unesa yang telah menyediakan fasilitas gedung sebagai Sekolah Rakyat sekaligus asrama bagi siswa.
Cak Imin pun mendorong seluruh kampus negeri membuka diri menjadi pelaksana Sekolah Rakyat sebagai bagian pengabdian masyarakat dan upaya integral Presiden dalam memutuskan mata rantai kemiskinan.
Baca juga : Gubernur Aceh Larang Warga Kibarkan Bendera Bulan Bintang
“Yang memikirkan kurikulum bukan main-main. Mulai dari Pak Presiden langsung. Jadi, beruntung anak-anakku yang masuk di Sekolah Rakyat ini,” ujarnya.
Terkait fenomena kaburnya siswa dari Asrama Sekolah Rakyat di beberapa daerah, menurut Cak Imin itu hal yang wajar.
“Itu wajar, pasti ada error yang terjadi, karena perubahan kultur perubahan hidup sehari-hari,” ujarnya.
Pemerintah melalui kementerian terkait tengah melakukan penelusuran akar permasalahan penyebab kaburnya siswa dari asrama.
Baca juga : Tersangkakan Dirut Inhutani V, KPK Sita 2,4 M Dan Mobil Rubicon
“Semua yang bermasalah kita tangani, karena masuk di sini (Sekolah Rakyat) tanpa syarat,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya