Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Raup Laba Untuk Pertama Kali
Kinerja Keuangan GoTo Torehkan Sejarah Baru
Jumat, 15 Agustus 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menorehkan capaian bersejarah pada kuartal II-2025. Kinerja keuangan di berbagai lini mengalami perbaikan signifikan.
Pasca melakukan transformasi dan perbaikan kinerja, GoTo meraih hasil memuaskan.
Kinerja nilai transaksi bruto atau GTV (Gross Transaction Volume) inti grup, pendapatan bersih, EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang disesuaikan di kuartal II-2025, menunjukkan perbaikan signifikan.
Direktur Utama Grup GoTo Patrick Walujo mengatakan, pencapaian itu membuktikan ketahanan ekosistem terintegrasinya.
“GoTo mencetak rekor baru, seiring dengan GTV inti grup, pendapatan bersih, EBITDA dan EBITDA yang disesuaikan semuanya mencapai rekor tertinggi baru,” terang Patrick dalam keterangan resmi, Kamis (14/8/2025).
Baca juga : Faisol: Kita Nggak Mau Cuma Jadi Tukang Gali
GoTo membukukan EBITDA Grup yang disesuaikan tertinggi sebesar Rp 427 miliar dan arus kas dari aktivitas operasi yang disesuaikan positif, sebesar Rp 313 miliar.
“Dari sisi pendapatan dengan GTV inti grup mencapai Rp 89,8 triliun, yang mengalami peningkatan tahunan sebesar 43 persen,” sebut Patrick.
Total GTV grup meningkat menjadi Rp 152,9 triliun, tumbuh 26 persen year on year (yoy), sementara pendapatan bersih tumbuh 23 persen yoy mencapai Rp 4,3 triliun.
EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai positif sebesar Rp 427 miliar, membaik Rp 491 miliar yoy. Sementara EBITDA grup mencapai positif untuk tiga kuartal berturut-turut sebesar Rp 292 miliar, membaik Rp 874 miliar yoy.
“Perbaikan-perbaikan ini merupakan hasil dari kinerja pendapatan yang lebih kuat dan pengelolaan biaya yang lebih baik,” ucapnya.
Baca juga : Anker Tak Bisa Lompat Pagar Stasiun Cikini Lagi
Perusahaan juga mencatatkan arus kas dari aktivitas operasional yang disesuaikan positif sebesar Rp 313 miliar, yang menunjukkan kekuatan strategi dan momentum bisnis yang berkelanjutan.
“Laba usaha mencapai positif untuk pertama kalinya sebesar Rp 21 miliar, sejalan dengan rugi periode berjalan yang dipangkas sebesar 77 persen yoy menjadi Rp 222 miliar,” rincinya.
Patrick melanjutkan, investasi GoTo di infrastruktur teknologi, termasuk kesuksesan perusahaan dalam melakukan migrasi Cloud, digabungkan dengan perkembangan pesat dalam strategi AI (Artificial Intelligence) perusahaan, mampu mengatasi hambatan. Dan membuat GoTo berada di posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan.
“GoTo tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman kinerja, sejalan dengan upaya untuk menciptakan bisnis teknologi yang berkelanjutan,” katanya.
GoTo juga berfokus pada pelanggan, yang mendukung kehidupan jutaan mitra pengemudi dan mitra usaha di seluruh Indonesia.
Baca juga : Dahlia Poland, Gugat Cerai, Janji Tetap Bareng Anak
Direktur Keuangan Grup GoTo Simon Ho menambahkan, kinerja GoTo di kuartal II-2025 menegaskan kekuatan model operasional dan pelaksanaan strategi yang disiplin.
“Serta didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan peningkatan efisiensi biaya di seluruh ekosistem,” terang Simon.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya