Dark/Light Mode

Ikut Pameran Ambiente, 8 IKM Kantongi Penjualan Rp 21 Miliar

Senin, 17 Februari 2020 19:51 WIB
Paviliun Indonesia menampilkan produk-produk kerajinan dari delapan IKM Indonesia yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian pada pameran Ambiente 2020 di Messe Frankfurt, Jerman, beberapa waktu lalu. (Foto: ist)
Paviliun Indonesia menampilkan produk-produk kerajinan dari delapan IKM Indonesia yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian pada pameran Ambiente 2020 di Messe Frankfurt, Jerman, beberapa waktu lalu. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membawa delapan IKM Indonesia ikut pameran Ambiente di Jerman membuahkan hasil. Mereka berhasil kantongi transaksi 1,57 juta dolar AS atau sekitar Rp 21 miliar.

“Dalam gelaran tahun ini minat buyer juga cukup tinggi terhadap produk-produk dari para IKM Indonesia. Mereka juga berhasil mendapatkan sekitar 102 kontrak dagang dari 37 negara, serta membukukan berbagai pesanan dan penjualan yang akan ditindaklanjuti setelah pameran berakhir,” ujar Dirjen IKM dan Aneka Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (17/2).

Baca Juga : Penjualan Mobil Awal Tahun Masih Ngerem

 Pada 2020, Ambiente diikuti sebanyak 4.635 peserta dari 93 negara. Jumlah peserta tersebut meningkat 3,9 perserta dibanding 2019. Sementara itu, jumlah pengunjung mencapai 108 ribu orang dari 160 negara (62 persen berasal dari luar Jerman), antara lain dari Italia, Perancis, Belanda, Spanyol, Britania Raya, Turki, Amerika Serikat, Rusia dan Jepang.

Di tengah gelaran Ambiente, juga dilaksanakan Business Gathering yang bekerjasama dengan KBRI Berlin dan KJRI Frankfurt. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan bisnis antara para pelaku usaha kerajinan Indonesia dan Jerman. 

Baca Juga : Latihan Hari Ketiga, 2 Pemain Anyar Ikut Gabung Timnas Indonesia

“Pada acara tersebut, kami telah menyampaikan informasi mengenai keunggulan dan kualitas produk Indonesia serta mengajak para pelaku usaha Jerman untuk terus meningkatkan hubungan bisnis dengan Indonesia,” tuturnya.

Gati mengemukakan, perusahaan Indonesia juga berkesempatan untuk membangun jejaring dan kontak bisnis dengan sejumlah perusahaan Jerman, dan juga negara lain seperti Perancis dan Jepang. Beberapa peserta Indonesia menyatakan bahwa dari acara serupa tahun lalu telah berhasil mendapatkan orderan besar yang masih berlanjut sampai beberapa waktu ke depan. 

Baca Juga : Kemenperin Fasilitas 8 IKM Ikut Pameran Di Jerman

Bahkan, Gati menyampaikan, pameran Ambiente menjadi ajang promosi penting di Jerman dan Eropa untuk berbagai produk consumer goods, yang nantinya dapat menghasilkan nilai ekonomi cukup baik bagi para peserta Indonesia. “Dalam lima tahun terakhir, Paviliun Indonesia mencatatkan kenaikan nilai transaksinya hingga 113 persen. Tentunya hal ini capaian yang sangat membanggakan, yang menunjukkan peningkatan kemampuan IKM Indonesia di pasar global,” tandasnya. [DIT]