Dark/Light Mode

Kirim 17 Armada Dan 219 Personel

Tangani Bencana, Kapolri Kerahkan Kekuatan Penuh

Selasa, 2 Desember 2025 07:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak 219 personel dan 17 armada dikerahkan untuk mempercepat distribusi logistik dan membuka akses ke wilayah yang masih terisolir.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke lokasi bencana. Jenderal polisi bintang empat itu tiba di Medan, Sumut, Minggu (30/11/2025). Sehari kemudian, Sigit mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumut.

Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Dia melihat tempat tidur sementara warga dan mengecek posko kesehatan dan menyapa, serta berdialog dengan masyarakat.

Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi dari Presiden. Di antaranya, segera melakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

Baca juga : Menteri Rini Pastikan Pelibatan Awak ASN

Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga seperti Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Intinya, Beliau memerintahkan seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

Selain itu, Polri juga mengirim 219 personel ke Sumut untuk memperkuat penanganan bencana di wilayah tersebut. Para personel diberangkatkan Minggu sore dari Bandara Soekarno–Hatta atas instruksi langsung Kapolri.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan kekuatan ini bagian dari upaya percepatan mitigasi dan pemulihan pascabencana.

Baca juga : Demi Aksi Hijau, PKB Jabar Genjot Kader

“Hari ini ada pergeseran personel Polri terkait mitigasi bencana alam. Khusus untuk Sumatera Utara, diberangkatkan 219 orang. Mereka langsung menuju ke lokasi,” ujarnya.

Personel yang dikirim berasal dari berbagai satuan, di antaranya Brimob, Sabhara, DVI, tenaga kesehatan, unit trauma healing, dan K9. Mereka diperbantukan untuk pencarian korban, identifikasi jenazah, serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.

“Harapannya, mereka dapat bermanfaat dalam pencarian korban, identifikasi oleh DVI, serta pemberian layanan kesehatan,” jelasnya.

Dua pesawat dari Bandara Pondok Cabe juga telah diterbangkan membawa sekitar 3,8 ton logistik masing-masing.

Baca juga : BNPT Sebar Antidrone Di Sejumlah Objek Vital

Selain pengiriman personel, Polri juga mengerahkan kekuatan udara dan laut untuk mempercepat distribusi bantuan. Armada udara yang diterjunkan terdiri dari 3 pesawat angkut: CN295/P4501, Fokker 27 MK50/P4401, dan Boeing 737-800NG/P7301.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.