Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kebal Corona Karena Qunut, Kiai Ma’ruf Keluar NU-nya
Sabtu, 29 Februari 2020 08:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia menjadi salah satu negara yang kebal terhadap virus corona. Apa rahasianya? Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin mengatakan, salah satunya karena doa qunut.
Pernyataan Ma’ruf itu disampaikan saat membuka Kongres Umat Islam Indonesia ke VII di Bangka Belitung, Rabu Malam, (26/2). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi peran seluruh pihak dalam menjaga Indonesia dari ancaman wabah virus asal Wuhan itu.
Tidak terkecuali peran ulama. Doa ulama yang selalu membaca qunut, menurut Ma’ruf punya andil besar, sehingga Indonesia hingga kini masih terhindar dari virus corona.
Untuk diketahui, qunut adalah doa yang biasanya dibacakan setelah ruku’ raka’at kedua shalat subuh. Doa qunut biasanya dilakukan warga Nahdlatul Ulama (NU). Sedangkan Muhammadiyah tidak.
Baca juga : Blusukan Ke Gorontalo, Wamen PUPR Pantau Kinerja Anak Buahnya
Ma’ruf mengaku, sering membaca doa qunut. Menurut dia, doa ini diyakini dapat menjauhkan bala, bahaya, dan wabah penyakit. “Makanya corona minggir di Indonesia,” kata Ma’ruf, yang juga mantan Rais Aam NU itu.
Selain doa qunut, Ma’ruf secara khusus memuji kinerja Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menurutnya, kerja keras Terawan sejauh ini dinilai berhasil menghalau masuknya virus Corona ke Indonesia. “Beliaulah (Terawan) penjaga gawangnya,” tunjuk Ma’ruf.
Padahal, lanjut Ma’ruf, banyak negara lain sudah terpapar virus mematikan ini. Mulai dari China, Jepang, Amerika Serikat, Singapura dan negara lainnya. “Tadi kata Pak Menteri, berkat doa kiai dan ulama juga yang melakukan istighosah,” sambungnya.
Ia berharap, kerja sama dari berbagai pihak terus dijalin dengan baik. Agar virus corona tidak bisa menem bus masuk ke Indonesia. “Mudah mudahan kondisi ini terus dijaga dan tidak ada (Corona) yang masuk,” harap Ma’ruf.
Baca juga : Kasus Corona Meroket, Korsel dan Vietnam Larang Warga Keluar Rumah
Warganet ikut komentari pernyataan Ma’ruf soal doa qunut. Akun @bgos marya menanggapi positif pernyataan Ma’ruf. Ia sependapat, doa qunut yang dibaca Nahdliyin telah berperan besar bagi kesehatan rakyat Indonesia. “Yang qunut NU, yang lain dapat berkah sehat tanpa virus corona,” dukungnya. “Aku sebagai warga NU yang hoream qunut apakah ada kemungkinan bisa terkena Corona,” tanya @nrrlla.
Sementara akun @aphakabar mengusulkan agar doa qunut ini bisa ikut dibacakan ke daerah sumber virus corona, di Wuhan, China. “Berarti bapak wapres memimpin bacaan doa qunut ke Wuhan aja pak. Sekaligus membuktikan “Ini lho doanya” gimana pak?,” usulnya. “God, thank you. Dear Netizen mari kita belajar doa Qunut dan beribadah bersama agar kelak diberi pemimpin yg lebih rasional,” pinta @murryas.
“Maaf nih saya muhammadiyah gak baca doa qunut. trus saya gak bisa selamat dari Corona gitu?,” respons @ beeacy. “Gw sumpah kagak tau baca annya bijimana Pas gw tanya Abang gw, gosah diapalin katanya. Apakah saya akan terkena Corona pakbud?!,” kicau @bapakmu_mana.
Akun @KatolikG, yang tidak bisa baca qunut meminta tolong kepada akun @NUgarislucu, sebab Paus Francis dikabarkan sakit, di saat virus Corona tengah mengganas di Italia. Pemimpin Gereja Katolik tertinggi di dunia mengalami batuk dan ber sinbersin sehari setelah memberi dukungan kepada petugas kesehatan yang merawat pasien virus Corona.
Baca juga : Sebulan Buron, Harun Masiku Terus Diburu
“Gus @NUgarislucu mohon di bantu untuk doakan pemimpin kami dengan doa Qunut. Semoga beliau dijauhkan dari Virus Corono dan kembali beraktivitas,” pintanya, yang kemudian diretweet oleh @Nugaris lucu. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya