Dark/Light Mode

RI Minta AS, Israel dan Iran Hentikan Serangan: Kembalilah ke Meja Perundingan

Senin, 9 Maret 2026 17:18 WIB
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam (serious concern) atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah, setelah menerima laporan dari berbagai Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di kawasan.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran, serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan. Termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Baca juga : Safari Ramadan Di Sumsel, Kapolri: Jangan Terpancing Isu Yang Memecah Persatuan

"Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Senin (9/3/2026).

"Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi," imbuhnya.

Baca juga : Setelah Iran, Ancam Serang Kuba, Trump Gila Perang

Kemlu memastikan, Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah kontijensi, jika kondisi mengharuskan repatriasi dari berbagai negara

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.