Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wapres Lepas Pejuang Digital, Percepat Pembelajaran Interaktif Di Wilayah 3T
Kamis, 2 April 2026 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Program ini menjadi bagian dari percepatan digitalisasi pendidikan, khususnya di wilayah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T).
Dalam arahannya, Gibran menegaskan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan kini menjadi kebutuhan di tengah perubahan zaman yang cepat. Digitalisasi dinilai penting untuk mengatasi kesenjangan akses sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Perkembangan teknologi sangat cepat. Karena itu, kita harus bergerak bersama untuk mengatasi kesenjangan pendidikan,” ujar Gibran.
Ia menekankan, transformasi digital harus diiringi peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar memberikan dampak nyata. Teknologi, kata dia, harus mampu meningkatkan produktivitas dan membuka peluang baru.
“Pemanfaatan teknologi harus meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru. Gunakan secara bijak dan bertanggung jawab,” pesannya.
Baca juga : Jasaraharja Putera Perkuat Pemantauan Arus Balik Di Gilimanuk-Ketapang
Gibran juga mengingatkan, digitalisasi pendidikan bukan hanya soal penggunaan perangkat, tetapi perubahan cara berpikir dan metode belajar untuk menghadapi masa depan.
Dalam kesempatan itu, Gibran berdialog dengan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sumatera Utara. Ia menggali latar belakang dan lokasi penugasan para peserta.
Salah satu peserta, Theresia Rutisu asal Sorong, Papua Barat, mengaku siap mengabdi di Merauke. Lulusan Swiss Hotel Management School itu ingin berbagi pengalaman kepada generasi muda di daerah 3T.
“Saya ingin berbagi pengalaman kepada anak-anak di daerah 3T. Saya ingin mereka tidak pernah berhenti bermimpi,” ujarnya.
Peserta lain, Gulmog Simbolon asal Samosir, Sumatera Utara, menilai program ini sebagai ruang kontribusi nyata dalam pemerataan pendidikan. Ia akan bertugas di Kabupaten Sumedang.
Baca juga : Prabowo Ke Jepang, Prof Didik: Momentum Perkuat Perdagangan Dan Investasi
Menanggapi hal tersebut, Gibran mengapresiasi semangat para alumni yang kembali mengabdi di daerah. Ia menegaskan kontribusi nyata merupakan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara.
“Setiap alumni harus bangga menjadi WNI dan mengabdi di kampung halamannya,” tegasnya.
Gibran juga mendorong inovasi dalam metode pembelajaran agar lebih menarik dan efektif, terutama di wilayah 3T. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi seperti panel interaktif di sekolah.
“Jika pembelajaran terasa membosankan, kita harus menemukan metode yang lebih menarik. Semua harus bisa dibuat menyenangkan,” ujarnya.
Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital merupakan kolaborasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan LPDP. Program ini bertujuan mempercepat digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T dan daerah khusus.
Baca juga : Kisah Sukses Kuliner Ayam Panggang Bu Setu di Magetan Berkat Pemberdayaan BRI
Sebanyak 150 alumni LPDP akan ditempatkan di 150 sekolah dasar di Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke selama tiga bulan. Mereka akan mendampingi guru dalam pemanfaatan teknologi dan penguatan pembelajaran digital.
Program ini diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai daerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya