Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahas Program Penguatan Ketahanan Negara
Sjafrie Kumpulkan Jenderal-jenderal
Sabtu, 25 April 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan para purnawirawan TNI dalam sebuah pertemuan di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat (24/4/2026). Forum ini menjadi ajang penyampaian perkembangan kebijakan, sekaligus penyerapan masukan strategis terkait penguatan ketahanan negara.
Dalam pertemuan tersebut, Sjafrie menyampaikan apresiasi atas kehadiran para purnawirawan. Dari kalangan TNI AD, ada Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn) Fadillah dan Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.
Baca juga : Kasus Korupsi Tambang Ilegal, Kejagung Tetapkan 3 TSK Baru
Dari kalangan TNI AL, hadir Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi dan Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin.
Sedangkan dari TNI AU, hadir Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus dan Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.
Baca juga : Jelang Musyawarah Daerah, Elite Golkar Sulsel Berebut Dukungan
Sjafrie menegaskan, pertemuan ini juga bertujuan menginformasikan arah kebijakan pertahanan yang telah dijalankan selama dua tahun Pemerintahan Prabowo Subianto.
“Ini menunjukkan, selama hampir dua tahun terakhir kami bekerja bersama-sama dalam pembangunan kekuatan pertahanan negara, khususnya TNI,” ujarnya.
Baca juga : 63 % Penikmat Pertalite Ternyata Orang Mampu
Sjafrie mengakui, selama ini Kemhan tidak banyak menyampaikan informasi ke publik karena sektor pertahanan memiliki sensitivitas tinggi yang memerlukan kehati-hatian dalam publikasi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait menjelaskan, kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat komunikasi strategis antara jajaran aktif dan para purnawirawan yang telah berkontribusi besar bagi pertahanan negara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya