Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membantah bandara di Papua di tutup total. Kasubag Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Irene Marizkha menegaskan, sejauh ini tidak ada penutupan bandara Papua.
Baca juga : Kemenhub Batalin Mudik Gratis Karena Corona
Irene menjelaskan, seluruh bandara bukan hanya di Papua tetap beroperasi normal dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Ditjen Perhubungan Udara (Kemenhub). "Belum ada itu penutupan bandara. Semua masih berjalan normal. Baik itu penumpang dan logistik," katanya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (26/2).
Baca juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Bank Mandiri Sesuaikan Jam Operasional Cabang
Terkait adanya surat Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara X Usman Effendi soal penutupan penerbangan penumpang di bandara Papua, kata Irene, surat tersebut tak berlaku sehingga bandara tetap beroperasi normal dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. "Pak Dirjen mengatakan dengan tegas bahwa bandar udara tetap beroperasional dengan memperhatikan terkait dengan protokol kesehatan yang telah disampaikan pemerintah yang wajib dilakukan," tegasnya.
Baca juga : Ada Corona, Damri Beroperasi Normal
Sebelumnya, beredar surat keputusan yang menyatakan bahwa seluruh bandara di Papua resmi ditutup mulai Kamis (26/3) demi mencegah penyebaran virus korona di Provinsi Papua. Hal ini merupakan keputusan Otoritas Bandara X di Merauke. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya