Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik, Bek Timnas Turki
- Bali United Rekrut Tim Geypens, Bek Timnas Indonesia
- Ini Profil Luke Vickery, Winger Anyar Timnas Indonesia
- Messi Vs Laporte-Yamal Vs Tagliafico Jadi Duel Penentu Spanyol Vs Argentina
- Prancis Vs Inggris Berebut Posisi 3, Mbappe dan Kane Kejar Sepatu Emas
Perkuat Kemitraan, Jaga Bali Tetap Aman
Kapolri Serap Aspirasi Pecalang Dan Ojek Online
Jumat, 17 Juli 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar Silaturahmi Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bersama komunitas ojek online (ojol) dan pecalang di Cafe B-Lounge, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026). Pertemuan itu menjadi forum dialog untuk menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dengan elemen masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Pulau Dewata.
Kapolri didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya yang membaur bersama komunitas ojol dan pecalang.
Kegiatan juga diawali dengan penayangan video yang menggambarkan eratnya kebersamaan Polri dengan komunitas ojol.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan, forum silaturahmi ini bukan sekadar mempererat hubungan kemitraan, juga menjadi ruang untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Mulai dari situasi keamanan pasca penyesuaian tarif ojol hingga berbagai isu kamtibmas lainnya. Menurut Kapolri, kolaborasi di tingkat akar rumput menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Pecalang dan komunitas ojol memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas kamtibmas,” kata Kapolri.
Baca juga : Pemerintah Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Kapolri menegaskan, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di lapangan.
“Polri membutuhkan sinergi yang kuat dengan pecalang dan komunitas ojol sebagai mitra strategis atau sabuk kamtibmas dalam mendukung terwujudnya kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Kapolri berharap, forum dialog seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi.
Secara khusus, Kapolri juga mengajak para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus menjadi mata dan telinga kepolisian di lapangan.
“Komunitas ojol diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, serta aktif melaporkan setiap kejadian di lapangan kepada kepolisian,” harapnya.
Kapolri optimistis sinergi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojol akan semakin memperkuat keamanan Bali, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Baca juga : Jubir Gerindra Dukung KDMP Kelola Tambang
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Kapolri meminta Kapolda Bali memimpin pembahasan bersama seluruh pihak terkait guna menyusun mekanisme parkir yang lebih jelas.
Dengan mekanisme tersebut, biaya parkir diharapkan dapat dipertanggungjawabkan dan di-reimburse melalui aplikasi.
Selain itu, Kapolri memastikan akan terus mengoptimalkan layanan darurat 110 agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan tindak pidana maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pecalang dan komunitas ojol yang selama ini aktif membantu menjaga situasi kamtibmas di Bali.
Ketua Manggala Pecalang Wayan Suarya mengapresiasi kehadiran Kapolri yang dinilainya menunjukkan perhatian besar terhadap eksistensi pecalang sebagai mitra strategis Polri.
Menurutnya, lebih dari 27 ribu personel pecalang yang tersebar di seluruh desa adat Bali siap bersinergi dengan jajaran kepolisian melalui koordinasi bersama Kapolsek dan Bhabinkamtibmas.
Baca juga : PSI Lampung Miliki Ribuan Kader Baru
Dia menjelaskan, pecalang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali bahkan sejak sebelum kemerdekaan.
“Dengan kekuatan yang tersebar di seluruh desa adat, pecalang diyakini mampu mempercepat komunikasi dan konsolidasi dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas,” kata Wayan.
Dalam sesi dialog, perwakilan Grab menyampaikan masih adanya persoalan parkir di sejumlah kawasan wisata. Pengemudi kerap dikenakan biaya parkir tanpa karcis resmi sehingga tidak dapat mengajukan penggantian biaya melalui aplikasi.
Selain itu, pengemudi yang hanya menurunkan penumpang di kawasan seperti Petitenget juga masih sering mendapat penolakan meski tidak berhenti untuk mangkal.
Sementara itu, perwakilan Gojek berharap adanya peningkatan pengamanan pada malam hari, khususnya di sepanjang jalur Bypass dan kawasan Canggu yang masih rawan aksi penjambretan terhadap masyarakat maupun wisatawan. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Jumat, 17 Juli 2026 dengan judul "Perkuat Kemitraan, Jaga Bali Tetap Aman Kapolri Serap Aspirasi Pecalang Dan Ojek Online"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya