Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ara Temui Luhut, Bahas Percepatan Program Perumahan Prabowo Dengan AI
Jumat, 24 Juli 2026 10:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Ara-sapaan Maruarar Sirait-datang mengenakan kemeja berwarna cokelat bersama jajaran Kementerian PKP untuk membahas percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah melalui penguatan integrasi data perumahan berbasis artificial intelligence (AI) dan teknologi informasi.
Pertemuan tertutup di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, itu juga membahas penguatan sinergi lintas sektor agar kebijakan perumahan semakin tepat sasaran, transparan, dan berbasis data.
“Kami berdiskusi dengan Pak Luhut untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat Program 3 Juta Rumah. Fokus kami adalah membangun ekosistem perumahan yang lebih transparan, cepat, tepat sasaran, dan berbasis teknologi serta data. Dengan dukungan data by name by address dari BPS, kebijakan perumahan akan semakin akurat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” kata Ara usai bertemu Luhut.
Baca juga : Bertemu Di Kertanegara, Bos FBI Serahkan Artefak Ke Prabowo
Dalam pertemuan tersebut, Ara juga membahas sinkronisasi regulasi, skema pembiayaan, penyediaan lahan, hingga pemanfaatan teknologi digital agar seluruh ekosistem perumahan bergerak dalam satu arah.
Ara turut melaporkan kesiapan pelaksanaan akad massal 62 ribu rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026. Selain itu, Kementerian PKP juga menargetkan pelaksanaan akad massal 71 ribu rumah subsidi pada Desember 2026.
Menurut Ara, tingginya serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan menjadi sinyal positif bagi sektor perumahan nasional.
“Kabar baik lainnya, tingginya serapan KUR Perumahan mendorong peningkatan plafon pembiayaan dari Rp 36 triliun menjadi Rp 50 triliun. Ini menjadi bukti bahwa sektor perumahan mampu menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga : Hari Anak Nasional, BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting
Selain itu, Ara dan Luhut juga membahas percepatan pembangunan rumah susun melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta, termasuk rencana pengembangan 141 ribu unit rumah susun di kawasan Meikarta, serta penguatan penyelesaian berbagai persoalan sektor perumahan melalui pendekatan Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah untuk Pengaduan Konsumen Perumahan (BENAR PKP).
Ara optimistis kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dunia usaha, dan pemanfaatan teknologi akan mempercepat pencapaian target Program 3 Juta Rumah.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kami optimistis Program 3 Juta Rumah akan semakin cepat terwujud sehingga semakin banyak rakyat Indonesia dapat memiliki hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau,” ujarnya.
Siapkan Badan Layanan Umum Perumahan
Baca juga : Kemenag Perluas Program Madrasah dan Pesantren Ramah Anak
Selain bertemu Luhut, Ara juga bertemu Menteri Hukum Supratman Andi Agtas untuk membahas rencana pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Kementerian PKP. BLU ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sehingga berbagai program perumahan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
“Terima kasih kepada Kementerian Hukum atas dukungan dan masukan dalam proses pembahasan ini. Semoga langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya