Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
Menlu Sugiono: ASEAN Harus Terus Perjuangkan Rakyatnya di Tengah Dinamika Global
Sabtu, 8 Agustus 2026 15:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan, ASEAN harus terus memastikan bahwa kerja sama kawasan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakatnya.
“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan," kata Menlu Sugiono dalam peringatan ke-59 Hari ASEAN di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Menlu Sugiono (keenam kiri) bersama perwakilan negara ASEAN dalam peringatan ke-59 Hari ASEAN di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). (Foto: dok. Kemlu)
Baca juga : Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN Bahas Perhutanan Sosial
Terkait hal tersebut, Sugiono menekankan pentingnya ASEAN memperkuat kapasitas dalam melindungi masyarakat dari dampak berbagai dinamika dan krisis global. Antara lain dalam bentuk penguatan ketahanan pangan dan energi, pelindungan warga negara ketika krisis terjadi, serta penyiapan generasi muda melalui pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk memimpin ASEAN pada masa mendatang.
Hal ini juga dapat dimaknai bahwa ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar kekuatan besar, atau memihak salah satunya.
"ASEAN harus selalu berpihak pada masyarakatnya demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan mereka," tegas Sugiono.
Bridge-builder
Baca juga : PSSI Dukung Khiev Sameth Lanjut Pimpin AFF Periode 2026-2031
Sugiono memaparkan, ASEAN memiliki modalitas penting dalam menavigasi situasi dunia yang semakin kompleks. Sejak didirikan pada tahun 1967, ASEAN telah mampu menghadapi berbagai persaingan dan krisis di kawasan tanpa lepas dari prinsip utamanya, yaitu memajukan persatuan, perdamaian, dan dialog.
Hampir enam dekade kemudian, arsitektur kawasan yang dibangun ASEAN terus berkembang dan beradaptasi. Dalam proses tersebut, sentralitas ASEAN semakin memperoleh kepercayaan sebagai jangkar dalam mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” tutur Sugiono.
Baca juga : Prabowo: Kunjungan PM Thailand Punya Arti Penting bagi Stabilitas ASEAN
Sugiono menambahkan, ASEAN harus mampu menentukan arahnya sendiri, sekaligus memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan aspirasi Visi Komunitas ASEAN 2045.
Peringatan ke-59 Hari ASEAN merupakan momen bersejarah karena merupakan yang pertama kalinya dihadiri oleh sebelas Negara Anggota pasca masuknya Timor-Leste pada November 2025 lalu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekjen ASEAN dan komunitas diplomatik dari Negara Anggota ASEAN di Jakarta serta perwakilan dari berbagai misi diplomatik di Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya