Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sudah Mundur, Carlos Queiroz Kembali Tangani Ghana
- PBSI Bawa 20 Pemain ke Asian Games 2026, Beregu Putra Dipatok Emas
- Dion Markx Siap Buktikan Kualitas Bersama Persita
- Gempa M4,3 di Cianjur-Bandung Dipicu Sesar Cisokan, Ini Penjelasan Pakar
- Gempa Laut M4,4 Guncang Pacitan Terasa Sampai Malang Hingga Tulungagung
BGN Kawal Penanganan 80 Siswa MTs dan MA Manbaul Hikam Putat yang Masih Dirawat
Rabu, 2 September 2026 19:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional (BGN) menempatkan keselamatan dan kesehatan siswa sebagai prioritas utama dalam penanganan insiden keamanan pangan yang terjadi di MTs dan MA Manbaul Hikam Putat, Tanggulangin, Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan data Rabu (2/9/2026) pagi, sebanyak 512 siswa telah mendapatkan penanganan. Dari jumlah tersebut, 80 siswa masih menjalani rawat inap, 312 siswa telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, sementara 120 siswa masih dalam tahap observasi.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menyampaikan bahwa BGN memberikan perhatian serius terhadap kondisi para siswa yang terdampak serta memastikan penanganan kesehatan terus berjalan.
Baca juga : 512 Orang Terdampak Insiden Keamanan Pangan, BGN Suspend Berat SPPG Talang Angin
“Yang utama bagi kami saat ini adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak kita. Untuk itu, BGN akan terus mengawal 80 siswa yang masih menjalani rawat inap dan memastikan mereka mendapatkan penanganan yang diperlukan hingga kondisi mereka kembali sehat dan dapat pulang ke rumah masing-masing,” ujar Ketut, Rabu (2/9/2026).
Ketut menyampaikan, BGN juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat serta pihak-pihak terkait dalam memastikan proses penanganan berjalan secara menyeluruh. BGN turut menyampaikan keprihatinan kepada para siswa yang terdampak dan keluarga yang saat ini mendampingi mereka.
“BGN menaruh perhatian serius terhadap kejadian ini. Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam, terutama kepada para siswa yang terdampak dan keluarga yang saat ini mendampingi,” kata Ketut.
Baca juga : BGN Perbaiki Tata Kelola Keuangan Program MBG
Proses investigasi tersebut masih berlangsung dan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bagian penting dalam memastikan penyebab kejadian secara menyeluruh.
BGN menegaskan, penanganan terhadap siswa terdampak menjadi perhatian utama, sembari proses investigasi terus dilakukan secara menyeluruh dan bertanggung jawab.
“Kami berharap seluruh siswa yang terdampak dapat segera pulih, kembali berkumpul bersama keluarga, dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Keselamatan dan kesehatan setiap penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis adalah prioritas kami,” tutur Ketut.
Baca juga : 97% Untuk MBG 3% Operasional
BGN memastikan, penanganan insiden dilakukan secara serius dan tuntas, dengan mengedepankan keselamatan penerima manfaat serta penguatan pengawasan dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya