Dark/Light Mode

Update Corona 14 April 2020

Jubir Covid-19: Waspada, Banyak OTG di Tengah Masyarakat

Selasa, 14 April 2020 17:05 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: Istimewa)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Angka kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun sejak pukul 12 siang kemarin hingga hari ini oleh Gugus Tugas Covid-19, angka kematian bertambah 60 orang.

"Sehingga, totalnya 459. Ini gambaran bahwa penularan di luar masih terjadi," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, lewat streaming video BNPB, Selasa (14/4).

Baca juga : Jubir Covid-19: Lebih Dari 27 Ribu Tes PCR Telah Diperiksa di Seluruh Indonesia

Sementara itu, jumlah kasus positif yang dilaporkan bertambah 282, sehingga totalnya menjadi 4.839. Sedangkan jumlah pasien sembuh dilaporkan bertambah 46 orang. Totalnya, kini jadi 426 orang.

Dari gambaran tersebut, Yuri menyebut ada dua faktor besar yang harus diperhatikan. Pertama, adanya kasus positif tanpa gejala dan tanpa keluhan (orang tanpa gejala/OTG), yang berada di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga : Kena Imbas Covid-19, Peternak Ayam Minta Diselamatkan

"Sampai saat ini, pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap 33.678 spesimen di 32 laboratorium. Dari pemeriksaan tersebut, terdapat data Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 139.137. Inilah yang menjadi perhatian besar kita. Karena tidak menutup kemungkinan, saudara-saudara kita yang tampak tidak sakit atau sakit ringan berpotensi menjadi sumber penularan. Apabila mereka tidak dirawat dengan baik, dan tidak segera mengisolasi diri," jelas Yuri.

Kedua, adanya kelompok masyarakat yang rentan untuk tertular. Karena tidak mematuhi disiplin untuk tetap berada di rumah. Juga tidak menjaga jarak dalam komunikasi dengan orang lain secara fisik.

Baca juga : Tes Covid-19 Berbasis PCR, Indonesia Sudah Periksa Hampir 20 Ribu Sampel

"Kemudian tidak menggunakan masker, ini juga menjadi penyebab. Di samping kebiasaan mencuci tangan yang belum dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu, kembali lagi kami mengimbau agar patuh dan disiplin," lanjut Yuri, yang kembali terlihat tak menggunakan masker, saat menyampaikan paparannya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.