Dark/Light Mode

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi

Larangan Mudik, Bukti Nyata Perlindungan Untuk Desa

Rabu, 22 April 2020 12:47 WIB
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Foto: Istimewa)
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Pada kesempatan yang sama, Budi Arie mengkritik pihak-pihak yang mengatakan kebijakan Presiden Jokowi melarang mudik terlambat dilakukan.

Menurutnya, segala kebijakan untuk rakyat harus dipikirkan secara mendalam. Tidak bisa dari satu atau dua sisi saja, namun harus dari berbagai sudut pandang.

Berita Terkait : Permenhub Sedang Disusun, Larangan Mudik Berlaku Mulai 24 April

"Timing-nya sudah pas. Presiden Jokowi sangat peduli nasib rakyatnya, " tutur Budi Arie.

Pemerintah dengan sekuat tenaga menyelesaikan masalah wabah Covid-19 di wilayah Indonesia yang begitu luas, dengan sekitar 260 juta warga negara di dalamnya. Belum lagi budaya masyarakat yang beraneka ragam.

Berita Terkait : Tok, Jokowi Resmi Larang Mudik

"Kebijakan ini untuk kepentingan warga bangsa, tanpa terkecuali. Kebijakan ini bukan untuk segelintir orang atau kepentingan yang sempit. Ini bagian dari semangat negara hadir untuk melindungi segenap tumpah darahnya," tegas Budi Arie.

Ia meminta masyarakat dan segenap elemen bangsa bahu-membahu bersama pemerintah untuk menuntaskan masalah Covid-19. Kebersamaan, solidaritas nasional dan gotong royong diyakininya akan membawa keberhasilan memberantas Covid-19.

Berita Terkait : Aturan Larangan Mudik Perlu Segera Diformulasikan

Kritik saja tidak cukup untuk menuntaskan masalah wabah. Lebih dari itu, kita harus berfikir positif dan bekerja nyata.

"Contoh saja masyarakat desa yang terus bekerja, bergembira, rukun dan tidak neko-neko," pungkas Budi Arie. [HES]