Dark/Light Mode

Viral Video ABK RI Dieksploitasi dan Jenazahnya Dilarung

Menteri Edhy Ancam Laporkan Kapal China ke RMFO

Kamis, 7 Mei 2020 10:34 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Instagram)
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja termasuk Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk menindaklanjuti video eksploitasi anak buah kapal (ABK) Indonesia di sebuah kapal ikan China.

"Kami telah berkoordinasi untuk mengecek kebenaran video tersebut. Termasuk, mengenai dugaan adanya eksploitasi terhadap anak buah kapal (ABK) Indonesia," kata Edhy dalam keterangan resminya, Kamis (7/5).

Baca juga : Mereka Menangis, Menjerit, Nanti Aku Makan Apa Pak...

Jika benar terjadi eksploitasi terhadap ABK Indonesia seperti dilaporkan media Korea, MBC News, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan segera melapor ke Regional Fisheries Management Organization (RFMO). Agar perusahaan dan kapal tersebut diberi sanksi, sesuai ketentuan berlaku.

Apalagi, perusahaan itu juga terdaftar sebagai authorized vessel alias kapal resmi di dua RFMO yaitu Western and Central Pasific Fisheries Commision (WCPFC) dan Inter-American Tropical Tuna Commission (IATTC).

Baca juga : Menteri Rini Pamerkan Kinclongnya Kinerja BUMN

"Indonesia juga sudah mengantongi keanggotaan di WCPFC dan cooperating non-member di IATTC," ujar Edhy.

Tak kalah penting, Edhy akan mengecek dokumen dan kontrak para ABK yang diduga mengalami eksploitasi. "Saya akan menemui para ABK kita yang selamat, dan meminta pertanggungjawaban perusahaan yang merekrut dan menempatkan para ABK ini, agar hak-haknya dipenuhi," tutur politikus Partai Gerindra ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.