Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Doni Ajak Masyarakat Pertahankan Zona Hijau
200 Daerah Berstatus Aman Dan Berisiko Rendah Corona
Kamis, 11 Juni 2020 07:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Masih tingginya penularan virus corona (Covid-19) bukan berarti kinerja pemerintah jeblok. Setidaknya ada ratusan daerah yang berstatus aman dan berisiko rendah hasil upaya menahan laju penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, terdapat 44 persen atau 200 daerah dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia yang statusnya sudah menjadi berisiko rendah dan aman dari Covid-19.
“44 persen wilayah kabupaten/ kota itu statusnya risiko rendah dan aman, zona kuning dan hijau,” ungkap Doni di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Disiplinkan Masyarakat, MPR Serukan Pendekatan Humanis
Doni menuturkan, kondisi tersebut adalah momentum baik. Masyarakat perlu menjaganya bersama-sama. Diakuinya, saat ini masih ada daerah dengan angka penularan Covid-19 yang tinggi. Namun demikian, pemerintah tidak diam.
Pemerintah pusat dan daerah terus melakukan upaya untuk menekan angka penularan virus corona.
Menurutnya, saat ini pembagian tugas pusat dan daerah sudah semakin baik. Pemerintah pusat telah bekerja sama dengan pemerintah daerah hingga aparatur tingkat RT/RW untuk mengubah perilaku masyarakat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga : Zaki Ajak Masyarakat Biasakan Hidup Dengan Pola Baru
“Ujung tombak kita adalah rantai komando dari pemerintah pusat sampai ke tingkat RT/RW. Kita mengedepankan pencegahan. Hal itu merupakan langkah terbaik. Rumah sakit, kita fungsikan hanya untuk pasien yang sakit berat,” jelasnya.
Doni berpandangan, masyarakat yang sehat harus dipertahankan untuk selalu sehat. Kemudian masyarakat yang kurang sehat menjadi sehat, sementara yang sakit harus diobati sampai sembuh.
Dia mengajak masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dibutuhkan agar kegiatan ekonomi bisa berjalan namun penyebaran Covid-19 alami penurunan.
Baca juga : Kemenpora Ajak Masyarakat Tetap Berolahraga
“Jumlah masyarakat yang kehilangan pekerjaan semakin banyak. Kita perlu mematuhi prtokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 dan tidak terpapar PHK,” jelasnya.
Ajakan yang sama kembali disampaikan Presiden Jokowi. Dia mengingatkan, pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemda harus mendisiplinkan masyarakatnya agar tidak terpapar Covid-19.
Hal itu masih menjadi tugas besar pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona.“Penyebaran corona di tiaptiap wilayah di Indonesia masih sangat dinamis. Ada daerah yang kasus barunya turun, dan ada daerah yang kasus barunya meningkat, ada daerah yang sudah nihil,” kata Jokowi. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya