Dark/Light Mode

Canda Mahfud Di Webinar : Banyak Yang Dapat Jodoh Saat Naik Kereta

Selasa, 11 Agustus 2020 16:34 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD  saat webinar bertajuk Transportasi Untuk Merajut Keberagaman yang diselenggarakan PT KAI bekerja sama dengan Kemenhub, Selasa (11/8)
Menko Polhukam, Mahfud MD saat webinar bertajuk Transportasi Untuk Merajut Keberagaman yang diselenggarakan PT KAI bekerja sama dengan Kemenhub, Selasa (11/8)

RM.id  Rakyat Merdeka - Moda transportasi kereta api punya berbagai keunggulan dibanding transportasi lainnya. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menuturkan, saat ini tingkat kenyamanan menggunakan kereta api sudah jauh berbeda dibandingkan dulu.

"Dulu naik kereta api jadi pilihan terakhir. Sekarang bagi saya kalau nggak diburu waktu, kereta api lebih nyaman dibanding pesawat," katanya dalam acara webinar bertajuk Transportasi Untuk Merajut Keberagaman yang diselenggarakan PT KAI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Selasa (11/8).

Baca juga : AHY Ogah Ngomongin Pilpres

Mahfud menilai, sebagai moda transportasi, kereta api punya peran penting dalam merawat keberagaman dan kemajemukan penduduk di seluruh pelosok Tanah Air.

"Bahkan banyak di antara kita yang dapet jodoh saat naik kereta api. Ketemu di kereta api, ketemu di stasiun, itu contoh," ujarnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengatakan, penggunaan transportasi terutama kereta api bisa langsung mewujudkan interaksi budaya dari masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Baca juga : Pamor Risma Turun

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan, kereta api bukan hanya menjadi penyatu keberagaman tapi juga sebagai urat nadi pemulihan ekonomi.

Menurutnya, peran kereta api sebagai pemulihan ekonomi nasional didasari atas tingginya ketergantungan masyarakat akan transportasi ini. 

Hal itu dibuktikan dengan masih tingginya pengguna moda angkutan transportasi KRL dan MRT di era new normal.

Baca juga : Berkurban di Pacitan, Ibas Harap Tantangan Negara Saat Pandemi Teratasi

"Satu hari KRL biasanya lebih dari 1 juta penumpang, terus meningkat. Ditambah MRT satu hari melampaui 100 ribu. Nanti ada LRT lagi. Di masa pandemi kami tidak bisa membiarkan mereka berdekatan, kami batasi menjadi 400 ribu, sehingga kita dukung dengan bus untuk mereka yang tidak dapat," jelasnya. [KPJ]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.