Dark/Light Mode

Tak Ada Penundaan, Bantuan Subsidi Upah Termin II Sudah Disalurkan

Jumat, 13 Nopember 2020 10:09 WIB
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah (Foto: Rizky Syahputra/RM)
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah (Foto: Rizky Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membantah kabar soal penundaan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) termin II. Faktanya, bantuan tersebut telah disalurkan kepada 4.893.816 pekerja.

"Kami mendapat informasi bahwa penyaluran termin kedua ditunda. Hal itu tidak benar. Buktinya, termin kedua tahap I sudah disalurkan sejak Senin (9/11)," kata Ida dalam pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Antara, Jumat (13/11).

Berita Terkait : Kemenag Usulkan 864.840 Guru Non PNS Dapat Bantuan Subsidi Gaji

Menurut data terbaru, Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) termin II, masing-masing sebesar Rp 1,2 juta kepada 4.893.816 orang. Pencairan tahap I bantuan tersebut, telah dilaksanakan untuk 2.170.382 orang pada Senin (9/11). Tahap II untuk 2.713.434 orang, telah dilakukan pada Kamis (12/11).

Total anggaran yang dikeluarkan untuk pencairan termin II BSU mencapai Rp 5,8 triliun.

Baca Juga : Koleksi PakaianKoe, Pelestarian Budaya Dari Lakon Indonesia

Ida juga menjelaskan, setelah subsidi gaji termin pertama selesai disalurkan, Kemnaker melakukan evaluasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Ditjen Pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemnaker juga telah selesai melakukan pemadanan data dengan Ditjen Pajak, sehingga subsidi gaji bisa langsung dicairkan.

Baca Juga : Kasus Corona di Amerika Melonjak, Rupiah Kudu Waspada

BSU adalah subsidi yang diberikan bagi pekerja formal berpendapatan kurang dari Rp 5 juta per bulan. Bantuan pemerintah berupa subsidi sebesar Rp 600 ribu per bulan disalurkan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta. [FAQ]