Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Bocoran Kepala Badan POM
Vaksin Sinovac Layak Dapat Label Halal MUI
Sabtu, 28 November 2020 06:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito membocorkan hasil inspeksi kehalalan vaksin Covid-19 produksi perusahaan farmasi asal China, Sinovac. Vaksin produksi Sinovac, katanya, memenuhi syarat untuk mendapat label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Dari aspek mutu, berdasarkan hasil inspeksi yang didapatkan BPOM, Biofarma dan Majelis Ulama Indonesia, aspek halalnya bisa dikatakan sudah memenuhi, sudah sesuai aspek obat yang baik,” kata Penny, di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Amran Layak Dapat Adipradana
Namun, lanjutnya, pemerintah terus memantau perkembangan uji coba vaksin sinovac yang memasuki uji klinis fase III di Bandung, Jawa Barat. BPOM juga akan mengumpulkan data uji klinis sinovac yang dipadukan dengan data dari negara lain, seperti Brazil.
Karena itu, doktor dari Universitas Wisconsin–Madison, Amerika Serikat (AS) ini menyebut, BPOM belum memberikan otorisasi penggunaan darurat (Emergency Use Authorization- EUA) bagi vaksin Covid-19 Sinovac, meski sudah mendapat data aspek keamanan, khasiat dan mutu vaksin.
Baca juga : Airlangga: Keamanan Vaksin Sinovac, Kuncinya di BPOM
Menurutnya, perlu keseksamaan lebih lanjut untuk memberi EUa bagi sinovac. “Aspek keamanan akan terus kita pantau selama tiga bulan, sampai enam bulan penuh ke depan. kita butuh vaksin yang tidak hanya bermutu dan aman, tapi juga efektif, memiliki khasiat yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Penny mengatakan BPOM juga mengumpulkan data soal bagaimana vaksin sinovac dapat memunculkan antibodi ke tubuh manusia, sehingga seseorang dapat kebal terhadap Covid-19.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya