Dark/Light Mode

Pejabat KLHK Harus Tahan Banting Hadapi Segala Cuaca

Sabtu, 19 Desember 2020 12:45 WIB
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar  saat melantik Pejabat Eselon I, dan II KLHK di Jakarta, Jumat (18/12)
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar saat melantik Pejabat Eselon I, dan II KLHK di Jakarta, Jumat (18/12)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar mendorong  pejabat LHK menjadi sosok yang kuat dan tahan banting disegala medan cuaca saat bertugas. 

Pesan itu disampaikan, Siti  saat  melantik satu Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I) yaitu Inspektur Jenderal dan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) lingkup KLHK di Jakarta, Jumat (18/12). 

"Kita sudah harus bersiap menghadapi terjadinya banjir, setelah lepas dari karhutla. Lingkungan hidup dan kehutanan sebagai lanskap dan ekosistem, harus kita ikuti di segala cuaca. Jadi kita juga harus kuat di segala cuaca," ujar Siti, yang juga Dewan Penasehat Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki). 

Baca Juga : FDA Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Untuk Vaksin Moderna, AS Makin Pede

Siti juga mengingatkan agar jajarannya terus mengikuti perkembangan dinamika di tengah masyarakat. Selain itu, diperlukan kecepatan dan daya adaptasi yang tinggi, khususnya dari jajaran Eselon I dan II.  

"Saya berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri untuk langsung bekerja dengan segala kesungguhan hati," kata Siti, Sabtu (19/12).

Secara khusus, Siti meminta Inspektur Jenderal Laksmi Wijayanti, untuk terus melakukan pengembangan, dan terobosan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan, serta meningkatkan pengawasan. 

Baca Juga : Suharso Berpotensi Terpilih Secara Aklamasi

Hal ini penting agar kemungkinan terjadinya pelanggaran dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas dapat diminimalisir. 

"Sebagai Irjen harus mampu menjaga dan meningkatkan Indeks Integritas Kementerian LHK menjadi lebih baik. Jangan berikan ruang untuk kolusi, korupsi, dan nepotisme. Segala bentuk penyimpangan harus dapat dideteksi dini oleh Irjen. Benahi dan terus perbaiki sistem pengendalian intern pada seluruh Satker KLHK," tegasnya.

Siti juga mengingatkan, dari sisi pengendalian DAS dan Rehabilitasi Hutan, pengelolaannya ke depan langsung dengan persoalan kesejahteraan masyarakat, perhutanan sosial, dan nilai ekonomi karbon. 

Baca Juga : Revisi Otsus Diyakini Bisa Sejahterakan Masyarakat Papua

Oleh karena itu, budaya kerja dengan interaksi yang terus menerus perlu dilanjutkan."Kita tidak bisa bekerja sendirian, melainkan dengan melibatkan antar komponen di KLHK. Pola kerjanya harus satu arah vektor, agar maksimal, tidak malah saling menegasikan," ucapnya.

Dijelaskan Siti, sebagai bagian dari birokrasi, jajarannya harus memiliki fungsi administratif, mengartikulasikan kebijakan, dan yang paling penting  menjaga stabilitas pemerintahan. Menteri dari NasDem ini  juga menyampaikan arahan Presiden Jokowi  dalam berbagai kesempatan bahwa tantangan situasi lapangan harus dijawab dengan kerja, kerja, dan kerja. [FIK]