Dark/Light Mode

Pembangunan Hotel Dikurangi Di Tempat Wisata, Ini Alasan Menko Luhut

Jumat, 8 Januari 2021 20:45 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram)
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembangunan hotel di destinasi pariwisata dikurangi di tengah masa persiapan pemulihan pariwisata pada masa pandemi Covid-19.

Luhut mengatakan pemulihan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan berlangsung lebih lama dibanding pemulihan kunjungan wisatawan domestik. Maka, selama itu pula pemerintah akan fokus melakukan persiapan pemulihan pariwisata, sekaligus mendorong kunjungan wisatawan domestik.

Berita Terkait : Pemkot Batu Izinkan Tempat Wisata Buka Saat PPKM

"Pemulihan wisata domestik ini lebih cepat daripada luar (negeri) karena luar ini tentu masih ada masalah karena travelling distance juga mungkin jadi issue. Nah ini saya pikir masih butuh 1-2 tahun, makanya saya pikir, pembangunan hotel mungkin diminimumkan saja nanti Pak Sandiaga Uno," kata Luhut, Jumat (8/1).

Dalam rakor virtual tersebut, turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Wakil Menparekraf Angela Tanoesoedibjo.

Berita Terkait : Banyak Bibit Karang Yang Ditanam Mati, Luhut: Kawal!

Kendati pembangunan hotel untuk wisatawan dikurangi, Luhut meminta agar spot-spot turis bisa terus diperbaiki kualitasnya. Seiring dengan perbaikan spot turis, ia juga meminta agar ada perbaikan kualitas souvenir wisata dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat.

"Tapi spot-spot turisnya yang kita perbaiki kualitasnya, seperti masalah souvenir, kemudian juga buatan-buatan dalam negeri, UMKM-nya tapi dengan kualitas yang bagus," pungkas Luhut. [SRI]