Dark/Light Mode

Manjain Pengguna Mobil Listrik, PLN Tambah 4 Tempat Ngecas Di Tol Trans Jawa

Jumat, 25 Desember 2020 15:11 WIB
SPKLU PLN. (Foto: ist)
SPKLU PLN. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Demi memberikan rasa nyaman kepada pengguna mobil listrik, PLN menambah empat Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di ruas tol Surabaya-Jakarta. SPKLU ini hasil kolaborasi antara PLN dan Jasa Marga. 

Empat SPKLU yang baru adalah SPKLU Rest Area Km 207 A Palikanci, SPKLU Rest Area 379 Batang, dan SPKLU Rest Area Km 519 A/B Sragen. 

Peresmian dihadiri oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Komisaris PLN Eko Sulistyo, Kepala Dinas ESDM Sujarwanto Dwiatmoko, Sekda Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto dan Jajaran Forkompimda Kabupaten Sragen bertempat di Rest Area Km 519 A Sragen, Kamis, (24/12). 

Baca juga : Ingat Lho, Kita Masih Perang Lawan Corona

"Fasilitas SPKLU di empat titik ini disediakan PLN untuk memberikan rasa nyaman kepada para pengguna mobil listrik dan untuk mengakomodir kebutuhan pengisan baterai pada saat bepergian dari Jakarta ke Surabaya," ujar Bob dikutip dari situs ESDM, Jumat (25/12).

Bob menambahkan, peresmian SPKLU ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk mendukung implementasi Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. 

“PLN ingin memberikan kenyamanan warga pengguna mobil listrik dengan memastikan penyediaan infrastruktur kelistrikan melalui pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum," imbuhnya. 

Baca juga : Pertamina Siapkan Layanan BBM Tambahan Di Tol Trans Jawa

Program KBLBB tersebut bertujuan untuk meningkatkan Ketahanan Energi Nasional dengan mengurangi ketergantungan impor BBM. Hingga tahun 2025 mendatang, PLN berencana akan membangun 2.400 SPKLU.

Keterbatasan jarak tempuh dan minimnya infrastruktur pengisian listrik, selalu menjadi kendala penggunaan mobil listrik saat ini. Alhasil kebanyakan mobil listrik hanya dipakai di dalam kota saja. 

Dengan adanya empatSPKLU baru di jalan tol Trans Jawa, maka akan lebih memudahkan orang berpergian dengan jarak yang jauh menggunakan mobil listrik. 

Baca juga : Langgar Prokes, 3 Tempat Kuliner Di Cilandak Jaksel Kena Sanksi

Untuk diketahui, pada 17 Desember 2020 lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan Public Launching Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai kendaraan masa depan yang ramah lingkungan. 

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, konsumsi BBM Indonesia saat ini sekitar 1,2 juta barel oil per day (bopd) dan kebutuhan BBM tersebut sebagian besar dipasok dari impor. Dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi, ketergantungan pada BBM impor akan terus meningkat. 

Karena itu, diperlukan penggunaan sumber energi lokal, terutama energi baru terbarukan dan gas, yang digunakan untuk pembangkit listrik sebagai penyedia listrik bagi KBLBB. “Tujuannya meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca nasional," imbuh Agung. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.