Dark/Light Mode

Kembangin Kereta Api, Kemenhub Gandeng 14 Universitas

Kamis, 21 Januari 2021 21:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Foto: BKIP Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Foto: BKIP Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus berupaya mengembangkan sistem perkeretapian nasional. BKS, sapaan akrab Budi Karya Sumadi menilai, perkembangan kereta api di dunia terjadi dengan cepat.

"Perkembangan kereta api di dunia terjadi dengan cepat dan canggih. Ini juga berdampak ke pengembangan di Indonesia khususnya dalam hal kecepatan, efisiensi energi dan semuanya digital," katanya dalam webinar Railway-Universities Link: Railway Research and Education Outlook, Kamis (21/1).

Menurutnya, pengembangan kereta api juga harus terhubung ke pusat-pusat ekonomi. Seperti area wisata, bandara, dan pusat kota.

Berita Terkait : Kembangkan Industri Parekraf, Sandi Gandeng Gandeng Teten

"Pengembangan teknologi kereta api ke depan harus didukung manajemen aset yang pintar dan infrastruktur berkelanjutan. Hal ini harus didukung sumber daya manusia (SDM) yang andal dengan kompetensi nasional dan internasional," ujar Mantan Dirut Angkasa Pura ll ini.

Untuk merealisasikan itu, lanjut Menhub, Indonesia harus memiliki centre of excellence yang bisa mengakomodasi penelitian dan pengembangan SDM di bidang perkeretaapian yang melibatkan berbagai sektor termasuk pemerintah, BUMN, dan swasta.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub Umiyatun Hayati Triastuti menegaskan, pentingnya kerja sama universitas dan industri dalam pengembangan sistem kereta api nasional. Umiyatun menilai, kolaborasi keduanya akan memperkuat penelitian dan pengembangan SDM yang kompeten.

Berita Terkait : Kemenperin Kerek Kerajinan Kulit Buaya Di Papua

"Keterlibatan universitas dan industri kereta api dapat memperkuat penelitian dan pengembangan SDM untuk membuat model bisnis dan kelembagaan untuk sistem kereta api nasional," jelasnya.

Umiyatun mengungkapkan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub sudah bekerja sama dengan 14 universitas untuk membantu pengembangan kereta api nasional. Di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, Universitas Lampung, dan lainnya.

"Kerja sama ini berpotensi memberikan kontribusi untuk pengembangan pusat kereta api nasional di masa depan," ucapnya. [KPJ]