Dark/Light Mode

PUPR Selesaikan Pembangunan Tiga RS Rujukan Covid-19

Jumat, 22 Januari 2021 19:30 WIB
RS Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh selesai dibangun. (foto:pupr)
RS Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh selesai dibangun. (foto:pupr)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan fasilitasi isolasi tiga Rumah Sakit (RS) rujukan tambahan bagi pasien Corona di tahun 2020.

Ketiga RS tersebut, yakni RS Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, RS Umum Daerah (RSUD) lr. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan renovasi Gedung Kitawaya Provinsi Sulawesi Utara.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah berusaha keras untuk memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Pembangunan gedung fasilitas isolasi/observant tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan terhadap kebutuhan penanganan masyarakat yang terdampak Covid-19. RS tersebut, juga merupakan bagian dari refocussing kegiatan Kementerian PUPR tahun 2020 untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19,” jelas Basuki, Jumat (22/1).

Berita Terkait : Desk Relawan Pastikan Relawan Gempa Sulbar Aman Covid-19

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti dalam laporannya mengatakan, semua pekerjaan dilaksanakan dengan metode design and build dengan waktu yang cukup singkat paling lama yakni 45 hari. 

Dalam pembangunannya telah dilaksanakan pendampingan oleh Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masing-masing Provinsi. 

Selanjutnya, untuk pengoperasian menurut Diana akan diserahkan kepada masing-masing pihak RS/Dinas Kesehatan Provinsi setempat. 

Pengoperasian akan dimulai segera setelah alat kesehatan sudah tersedia seluruhnya serta tenaga kesehatan sudah siap dan sudah mendapatkan pelatihan.

Berita Terkait : Gubernur Koster Jadi Yang Pertama Divaksin Covid-19 Di Bali

Pengembangan Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh menjadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, pekerjaannya dimulai sejak 2 November 2020 sampai dengan 6 Desember 2020.

Bangunan terdiri dari ruang observasi (70 tempat tidur) dan lsolasi (15 tempat tidur), bangunan satelit bersih, bangunan gas medis, bangunan power house, bangunan satelit operasional, bangunan Gardu PLN, bangunan ruang pompa dan GWT, serta area parkir.

Sementara untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah lr. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, pekerjaannya dimulai sejak 27 0ktober 2020 sampai 10 Desember 2020.

Pembangunannya mencakup bangunan observasi (75 tempat tidur) dan isolasi (25 tempat tidur), bangunan screening, bangunan satelit operasional, bangunan satelit bersih, bangunan gas medis, ruang pompa dan GWT, power house, gardu PLN, koridor dan area parkir. 

Berita Terkait : Jokowi Pastikan Ketersediaan 329,5 Juta Vaksin Covid-19

Selanjutnya, untuk renovasi Gedung Kitawaya Menjadi Tempat Rujukan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara, pekerjaannya telah dimulai sejak 25 November 2020 sampai 24 Desember 2020 mencakup Ruang lsolasi (5 tempat tidur dan 5 Toilet) dan Ruang Observasi (80 tempat tidur dan Toilet 14 unit terpisah), Nurse Station lsolasi dan Observasi, gudang medis, ruang gas medis/mobile genset, ruang power house, ruang pompa, GWT, dan STP, serta area parkir.

Pembangunan gedung rumah sakit bersifat permanen sehingga setelah pandemi Covid-19 reda, keberadaan rumah sakit ini dapat dimanfaatkan untuk rumah sakit infeksi dan yang lain. 

Jenis rumah sakit yang akan dibangun adalah Rumah Sakit tipe C dengan ketentuan standar mengacu pada peraturan Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan/renovasi peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan di sejumlah daerah untuk penanganan Covid-19, yakni Fasilitas Penampungan/Observasi/Karantina di Pulau Galang, Kota Batam, renovasi/rehabilitasi RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, peningkatan fasilitas RS Kabupaten Lamongan, RSUD Biak Numfor Papua, serta Gedung Arjuna dan Gedung Yudhistira Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gajah Mada (UGM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). [FIK]