Dark/Light Mode

Dua Prajurit Paskhas TNI AU Berhasil Gagalkan Upaya Bunuh Diri Pasien Covid Di Wisma Atlet

Rabu, 24 Februari 2021 00:02 WIB
Dua personel Paskhas TNI Angkatan Udara (AU) berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pasien Covid-19 di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (23/2). (Foto: paskhas.mil.id)
Dua personel Paskhas TNI Angkatan Udara (AU) berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pasien Covid-19 di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (23/2). (Foto: paskhas.mil.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, nekat mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai 20 Tower 9 rumah sakit tersebut.

Beruntung, aksi nekat pasien itu digagalkan dua prajurit Batalyon Komando 461 Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU).

Pasien itu adalah EK, wanita berusia 50 tahun yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Dari keterangan resmi Paskhas TNI AU yang dimuat di paskhas.mil.id, upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh EK terjadi sekitar pukul 11.55 WIB siang tadi, Selasa (23/2).

Baca Juga : Bali Sabet Penghargaan Pengurangan Sampah, Dapat Insentif Rp 5,6 M

EK yang diduga stress karena tidak dapat bertemu dengan keluarga dan anaknya selama menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet itu tiba-tiba sudah berada di ujung jendela kamar 2034, lantai 20, Tower 9 Wisma Atlet.

Aksi nekat EK itu diketahui tenaga medis yang berjaga di lantai 20 Tower 9. Tenaga medis itu langsung melaporkan percobaan bunuh diri itu kepada Praka David Anjar yang saat itu tengah berjaga di Pos 2 Tower 9.

Mendapatkan laporan itu, Praka David bersama sejumlah tenaga kesehatan langsung berlari menuju lift dan mengarah ke kamar 2034. Ketika Praka David sampai di kamar 2034, di situ sudah ada satu personel Pasukan Elit Paskhas lainnya yang bernama Serda Dadang dari Detasemen Matra I Paskhas.

Baca Juga : Cegah Stunting Di Sumedang, Telkomsel Hadirkan E-Health Simpati

Serda Dadang tengah memegangi tangan kiri EK. Posisi tubuh EK, sudah bergelantungan di luar jendela kamar, mencoba menjatuhkan diri. Tubuh EK terus meronta-ronta sehingga membuat Serda Dadang kewalahan.

Dengan sigap, Praka David pun langsung menyambar tangan kanan EK. Keduanya berusaha menarik EK ke dalam jendela kamar. Tetapi dia bersikeras untuk tetap menjalankan niatnya. Praka David dan Serda Dadang terus berupaya membujuknya.

Sekitar 10 menit kemudian, EK berhasil ditarik ke dalam kamar. EK kemudian dibawa oleh tenaga kesehatan untuk mendapatkan perawatan lantaran kondisinya sangat lemah.

Baca Juga : LPDB KUMKM Siap Kucurkan Dana Bergulir Untuk Dua Koperasi NTB

"Diketahui alasan korban ingin bunuh diri lantaran depresi kangen ketemu sama keluarga dan anaknya," tulis keterangan resmi Paskhas TNI AU.

Para penghuni Wisma Atlet pun menghela nafas lega setelah ikut tegang menyaksikan kejadian tersebut. "Sekali lagi kami sangat bangga memiliki petugas-petugas yang sigap dan memiliki jiwa kepedulian yang kuat antar sesama," ujar salah satu penghuni Wisma Atlet Pademangan. [OKT]