Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sah, Bahlil Jadi Menteri Investasi, Nadiem Jadi Mendikbud Ristek, Laksono Jadi Kepala BRIN
Rabu, 28 April 2021 15:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi melantik dua Menteri Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan tahun 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (28/4).
Yakni Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Menteri Investasi. Serta Nadiem Anwar Makarim, yang semula menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan/Riset dan Pendidikan Tinggi.

Pelantikan tersebut sesuai Keputusan Presiden No.72B tahun 2021 tentang Pembentukan dan Pengubahan Kementerian serta Pengangkatan Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan 2019-2024.
Baca juga : Pengusaha: Jokowi Percaya Anak Muda
Selain itu, Jokowi juga melantik Laksono Tri Handoko yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sesuai Keputusan Presiden No. 19 M tentang Pengangkatan Kepala BRIN.
Dalam pelantikan tersebut, Jokowi menuntun ketiga pejabat baru tersebut, membacakan sumpah jabatan sesuai agama Islam.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa sya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan seluruh peraturan perundangan dengan selurus-lurusnya. Demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas dan jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan. Bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap Jokowi, yang kemudian diikuti dengan alunan lagu Indonesia Raya dan pemberian ucapan selamat oleh Presiden dan Wakil Presiden KH Maruf Amin. [HES]
Baca juga : 32 Menteri Bisa Tidur Pulas Nih
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya