Dark/Light Mode

Airlangga Cs Pede Ekonomi Triwulan II Bakal Melesat, Ini Alasannya

Rabu, 5 Mei 2021 21:23 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ist)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ist)

 Sebelumnya 
Seperti diketahui, Neraca Perdagangan Indonesia pada Maret 2021 mencatat surplus 1,56 miliar dolar AS lebih tinggi dibandingkan surplus Maret 2020 lalu sebesar 0,71 miliar dolar AS. Surplus ini melanjutkan posisi neraca perdagangan yang sudah dicapai sejak 11 bulan lalu

Menteri Perdagangan M. Lutfi, menambahkan, ekspor nonmigas kita pada Maret 2021 lalu sebesar 17,45 miliar dolar AS dan ini adalah ekspor nonmigas terbesar dan tertinggi dalam sejarah RI sejak krisis 1998 lalu. 

Baca juga : Airlangga Optimistis Tren Pemulihan Ekonomi Berlanjut

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang mengatakan, ekonomi nasional juga terlihat dari meningkatnya penjualan kendaraan bermotor dan perumahan pasca relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) Sektor Properti.

Pada Maret 2021 tercatat penjualan mobil mengalami peningkatan yang tajam yaitu 28,2 persen, sedangkan penjualan rumah mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 39,6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Baca juga : BPS Catat Inflasi April 0,13 Persen

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diandalkan untuk mendorong pemulihan ekonomi pada 2021, realisasinya sampai 30 April 2021 mencapai Rp 155,63 triliun atau 22,3 persen dari pagu yang sebesar Rp 699,43 triliun. Sedangkan, khusus untuk program Dukungan UMKM telah terealisasi sebesar Rp 40,23 triliun atau 20,8 persen dari pagu sebesar Rp 191,13 triliun. 

“Realisasi untuk program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 12,8 triliun atau sebesar 88,11 persen dari pagu yang mencapai 15,36 triliun,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.