Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Orasi Budaya Mensos

Kaum Milenial, Jadilah Pelopor Kearifan Lokal

Sabtu, 1 Desember 2018 08:24 WIB
Mensos Agus saat acara penyampaian Orasi Budaya dalam Sarasehan Nasional Kearifan Lokal Tahun 2018, di Jakarta, kemarin. (Foto: Twitter @KemensosRI)
Mensos Agus saat acara penyampaian Orasi Budaya dalam Sarasehan Nasional Kearifan Lokal Tahun 2018, di Jakarta, kemarin. (Foto: Twitter @KemensosRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri SosialAgus Gumiwang Kartasasmita mengajak kalangan milenial menjadi pelopor perdamaian, pelopor aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal. Dengan begitu bangsa Indonesia akan lebih besar dan berjaya.

“Di era milenial ini, penetrasi dampak globalisasi menjadi semakin kuat seiring semakin meningkatnya tingkat kemajuan teknologi informasi yang mudah diakses oleh semua orang dan mengubah perilaku generasi muda yang lahir dari tahun 1980. Generasi milenial tumbuh di tengah-tengah era globalisasi,” tutur Mensos Agus saat menyampaikan Orasi Budaya dalam Sarasehan Nasional Kearifan Lokal Tahun 2018, di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Pemerintah Pelototi Harga Beras

Ia mengatakan, arus globalisasi dan teknologi informasi yang sangat cepat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap cara pandang, budaya, dan gaya hidup di kalangan generasi milenial saat ini. “Karakteristik generasi milenial sendiri mungkin berbeda-beda ditentukan oleh daerah dan kondisi sosial-ekonomi. Namun, secara umum karakter mereka dibentuk oleh keakraban dengan teknologi,”tuturnya

Ia mengatakan, teknologi telah menggeser aktivitas milenial yang awalnya dilakukan di dunia nyata ke dunia maya. Implikasi sosialnya, ada kecenderungan kalangan generasi milenial menjadi asosial karena asyik berkutat dengan gawai yang menyediakan banyak hal secara cepat.

Baca juga : Banyak Saran Jokowi Datang Ke Reuni 212

“Perilaku asosial menyebabkan generasi milenial tidak lagi akrab dengan seni dan budaya lokal. Hal yang bernuansa lokal seakan menjadi sesuatu yang usang atau ketinggalan jaman. Kondisi tersebut menyisipkan pesan tentang pentingnya kearifan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi agar kemampuan untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan budaya lokal tidak tumpul,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.