Dark/Light Mode

Kemendikbud Ristek Gelar Lomba Mencipta Dan Menyanyi Lagu Anak

Jumat, 23 Juli 2021 18:09 WIB
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (Foto: ist)
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim mengajak, anak-anak mengikuti lomba menyanyi dan menciptakan lagu anak yang digelar dalam program Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) 2021. Menurut Nadiem, lagu anak dapat menumbuhkan nasionalisme dan membangun karakter bangsa. 

Acara yang diselenggarakan Kemendikbud Ristek yang bekerja sama dengan KITA Indonesia ini, resmi diluncurkan secara daring hari ini, Jumat (23/7) atau bertepatan dengan Hari Anak Nasional. KITA Indonesia adalah komunitas perempuan lintas generasi yang concern terhadap lagu anak Indonesia. 

Acara peluncuran dibuka langsung oleh Nadiem. Ukut hadir dalam acara Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid, Direktur Perfilman Musik dan Media Baru (PMBB) Ahmad Mahendra, Koordinator KITA Dhenok Bientarno, dan mantan artis cilik Chica Koeswoyo. 

Berita Terkait : Momentum HAN 2021, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Penuhi Hak Anak

Dalam sambutannya, Nadiem mengatakan, lagu adalah bahasa pengajaran bagi anak-anak yang memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang. Dalam sebuah lagu untuk anak-anak terkandung budi pekerti, cinta kasih, serta pengetahuan tentang budaya dan alam Indonesia. 

Sayangnya, belakangan ini lagu anak yang berkualitas semakin sulit ditemukan. Makin sulit menemukan lagu anak yang sesuai dengan perkembangan anak. Ini tentu menjadi  tantangan tersendiri bagi  para orang tua dan pendidik. 

"Karena itu, Kemendikbud Ristek menghadirkan kembali program KILA sebagai jembatan untuk mengisi kekosongan tersebut," kata Nadiem. 

Berita Terkait : Kemendikbudristek Serahkan Dua Mobil Vaksinasi Ke Pemprov DKI

Penyelenggaraan KILA kali ini adalah tahun kedua. Tahun lalu, program ini telah menghasilkan karya-karya berkualitas yang kemudian ditindaklanjuti dengan rekaman dan pembuatan video musik. Tahun ini, gelaran serupa kembali digelar untuk membuka kesempatan bagi anak-anak yang bisa untuk menunjukkan kemampuan dan berbagi kebahagiaan melalui KILA 2021. 

Eks Bos Gojek ini yakin melalui lagu anak kita bisa memupuk nasionalisme dan jati diri bangsa serta membangun karakter. Ia berharap tahun ini  lebih banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk berkarya dan semakin cinta terhadap lagu anak Indonesia. 

“KILA 2020 membuktikan anak-anak Indonesia tetap bisa kreatif meski dalam situasi pandemi melalui kegiatan positif yang menggembirakan," ucapnya. 

Baca Juga : Dibanderol Rp 600 Ribu, Tersangka Sudah Bikin 11 Buah

 "Saya mengajak anak-anakku di seluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam KILA 2021. KILA adalah ajang pembelajaran dan berkebudayaan yang sangat baik. Karenanya saya juga mengajak sekolah- sekolah dan para pendidik untuk mensosialisasikan ajang ini,” tambah Nadiem. 

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Hilmar Farid menjelaskan, lagu anak Indonesia menjadi salah satu media untuk membantu anak-anak menjadi akrab dengan identitasnya, menumbuhkan rasa percaya diri, dan bangga sebagai anak Indonesia.

“KILA merupakan upaya Kemendikbudristek untuk mengembalikan masa kanak-kanak agar berkembang secara wajar di masa pandemi serta memupuk jati diri dengan mengenal dan menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia,” jelas Hilmar.
 Selanjutnya