Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mas Menteri Sampaikan Tiga Hal Penting Soal Statuta UI

Jumat, 23 Juli 2021 18:59 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Ist)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan keterangan terkait statuta Universitas Indonesia (UI) yang heboh belakangan ini.

Ada tiga poin yang disampaikan Mendikbudristek. Pertama, Mendikbudristek menjelaskan perihal Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI yang menggantikan PP Nomor 68 Tahun 2013 ini.

Berita Terkait : Catat Kekurangan, KPK Beri Masukan Perbaikan Penyaluran Bantuan UMKM

"Inisiatif pembahasan usulan perubahan PP telah dilakukan sejak tahun 2019. Pembahasan telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan melibatkan semua pihak terkait. Pemerintah telah menerima masukan dari berbagai pihak," jelas Nadiem dalam keterangannya, Jumat (23/7).

Mengingat PP tersebut telah diundangkan, lanjut Nadiem, maka PP tersebut untuk saat ini sudah berlaku.

Berita Terkait : Ditjen Perumahan Siapkan Strategi Khusus Pendataan PSR

Namun dalam poin kedua, Mendikbudristek mengatakan, pihaknya tetap membuka diri untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak, terutama dari sivitas akademika UI.

"Saya menugaskan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi untuk menampung aspirasi dari sivitas akademika UI terkait PP Statuta UI," ujar Nadiem yang kerap disapa Mas Menteri ini.

Berita Terkait : DPR Setuju Perpanjangan PPKM Darurat, Asal Penuhi Syarat-syarat Ini

Poin ketiga yang disampaikan Mendikbudristek adalah Imbauan bagi sivitas akademika UI. Pemerintah berharap agar sivitas akademika UI dapat melakukan konsolidasi dan memberikan masukan secara komprehensif kepada Kemendikbudristek. [DIR]