Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ditjen Perumahan Siapkan Strategi Khusus Pendataan PSR

Kamis, 15 Juli 2021 23:41 WIB
Pendataan program sejuta rumah.
Pendataan program sejuta rumah.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Ditjen Perumahan menyiapkan sejumlah strategi khusus dan action plan dalam proses pendataan Program Sejuta Rumah  (PSR) tahun 2021. 

“Program sejuta rumah merupakan gerakan bersama yang dilaksanakan Pemerintah bersama mitra kerja baik Pemerintah Daerah, pengembang perumahan, perbankan, sektor swasta dan masyarakat untuk membangun rumah sebanyak-banyaknya untuk masyarakat. Kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi dan perlu intervensi dari pemerintah dan dukungan semua pihak," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (15/7).

Khalawi menerangkan, berbagai program perumahan terus digulirkan oleh Pemerintah untuk mendorong capaian PSR. Dalam PSR, Pemerintah membagi dua target yakni rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 70 persen dan rumah untuk non MBR sekitar 30 persen.

Berita Terkait : Hoax Dan Pembelahan Politik, Hambat Penanganan Covid-19

Pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya dan penyaluran bantuan prasarana sarana dan utilitas dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan untuk membantu masyarakat untuk menempati rumah yang layak huni.

"Kementerian PUPR juga mendorong agar pembangunan rumah bersubsidi oleh pengembang perumahan bisa terus berjalan dengan penyaluran PSU dan KPR bersubsidi Pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Sektor swasta juga bisa bergerak melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) bidang perumahan dan masyarakat bisa membangun rumah secara swadaya," terangnya.


Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur menyatakan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi, baik di internal serta eksternal yakni para mitra kerja pemerintah di sektor perumahan guna mendorong capaian PSR di masa pandemi ini. 

Berita Terkait : Oktannya Tinggi, Pakai Pertamax Cs Bikin Hemat Biaya Servis Kendaraan

“Kami meminta agar setiap unit kerja bisa meningkatkan kinerja pembangunan perumahan sesuai masing-masing tugas pokoknya masing-masing,” terangnya. 

Ke depan, imbuhnya, Direktorat RUK akan melakukan evaluasi internal terkait proses pendataan PSR serta menyusun strategi khusus untuk meningkatkan capaian PSR di lapangan. 

Untuk melaksanaan stategi tersebut, pihaknya akan melibatkan PPDPP, DJPI, serta Balai P2P dan Satuan Kerja yang ada di daerah serta  menggerakkan Tenaga Pendamping Masyarakat untuk Program BSPS dan Tenaga Ahli Penyediaan Perumahan (TAPP) Direktorat SSPP. 

Berita Terkait : DPR Setuju Perpanjangan PPKM Darurat, Asal Penuhi Syarat-syarat Ini

“Pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat juga menjadi salah satu target pendataan PSR,” terangnya. 

Pada kesempatan itu, Kepala Subdit Rentek Direktorat RUK, Kresna Harahap menyampaikan sejumlah strategi dan action plan untuk pelaksanaan PSR. Selain itu, pihaknya juga telah membuat prognosis capaian PSR hingga akhir tahun 2021. 

“Kami juga telah menyusun action plan pendataan PSR dari bulan Juli hingga Desember 2021. Kami berharap capaian PSR bisa terus meningkat seiring dengan pelaksanaan pembangunan perumahan di lapangan yang dilaksanakan Kementerian PUPR maupun mitra kerjanya,” harapnya. [MFA]