Dark/Light Mode

Lindungi Ibu Hamil Dan Anak-Anak Dari Corona

Muhadjir Sedih, Bayi Baru Lahir Dipasangi Ventilator

Sabtu, 24 Juli 2021 07:05 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: Humas Kemenko PMK)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: Humas Kemenko PMK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus berupaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak kepada perempuan dan anak. Khususnya di masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, kemarin.

Baca juga : Vaksinasi Di DKI Tak Dibatasi Zona, Warga Bebas Datangi Sentra Vaksin Mana Pun

Dia mengingatkan, perempuan dan anak-anak merupakan tiang utama penentu masa depan bangsa. Karena itu, perempuan, khususnya ibu hamil, dan anak-anak harus terus dilindungi.

Muhadjir mengaku khawatir, lantaran virus Corona semakin ganas dan mulai banyak memakan korban dari kalangan perempuan, ibu hamil dan anak-anak.

Baca juga : Mau Lindungi Anak Dari Covid-19, Kurangi Makan-makan Di Luar!

Padahal, awalnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini tidak menyangka ibu hamil dan anak-anak bisa terpapar virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China ini.

“Dulu pada awalnya saya optimistis musuh ini akan pilih-pilih sasaran. Dia pasti tidak akan menyerang anak dan ibu hamil. Karena secara medis anak-anak dan ibu hamil memiliki kemampuan memproduksi imunitas yang sangat baik,” ujar Muhadjir.

Baca juga : Dana Haji Tak Dipake Bangun Infrastruktur

Tapi nyatanya, ibu hamil dan anak-anak kini justru menjadi sasaran empuk Covid-19. Korban jiwa dari kalangan itu sudah berjatuhan.

“Saya menyaksikan sendiri, seorang bayi yang baru keluar dari rahim ibunya karena Covid-19, harus masuk ke inkubator dan dipasang ventilator. Betapa menderitanya,” kisahnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.