Dark/Light Mode

Pandemi, Program BSPS Untuk MBR Tetap Berjalan

Sabtu, 24 Juli 2021 08:45 WIB
Perbaikan rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui program BSPS di daerah.
Perbaikan rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui program BSPS di daerah.

RM.id  Rakyat Merdeka - Bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), terus berjalan di tengah laju lonjakan kasus Covid-19. 

Sebanyak 250 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo akan mendapatkan bantuan BSPS dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR. 

Setiap unit RTLH nantinya akan mendapatkan bantuan senilai Rp 20 juta untuk dibedah dan ditingkatkan kualitasnya sehingga lebih layak huni serta membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Ditjen Perumahan Siapkan Strategi Khusus Pendataan PSR

“Kami ingin masyarakat bisa tinggal di hunian yang layak huni sehingga bisa ikut menjaga kesehatannya di masa pandemi,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Jum’at (23/7).

Khalawi menerangkan, dalam pelaksanaan Program BSPS, pihaknya memberikan bantuan kepada setiap masyarakat yang ditetapkan sebagai penerima bantuan senilai Rp  20 juta, dengan total Rp 5 miliar untuk 250 hunian. 

Dana tersebut, dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan sebesar Rp 17,5 juta dan pembayaran upah tukang sebesar Rp 2,5 juta.

Berita Terkait : Program Sejuta Rumah Tetap Berjalan Di Masa Pandemi

“Kami juga menerjunkan Tenaga Pendamping Masyarakat untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pelaksanaan Program BSPS. Kami ingin mendorong semangat masyarakat untuk membangun rumah secara berkelompok dan bergotongroyong,” terangnya.

Alwi menambahkan, bantuan Program BSPS ini bersifat stimulan yang melibatkan penerima bantuan untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program ini. 

“Kami targetkan rumah swadaya yang dibangun melalui BSPS dapat memenuhi target-target Sustainable Development Goals (SDGs), serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di masa pandemi ini,” harapnya. [MFA]