Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mari Bangun Kesadaran Sejarah Dan Nasionalisme Dengan Membaca
Senin, 16 Agustus 2021 20:12 WIB
Sebelumnya
“Gerakan kelompok inteligensia sangat penting dalam menyuarakan pendapat antikolonial pada saat itu. Diharapkan, pelajar dan mahasiswa di masa sekarang bisa meneladani tokoh-tokoh kelompok inteligensia ini untuk meneruskan perjuangan mereka,” harap Didik.
Pada periode revolusi tahun 1945-1949, perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak hanya di medan tempur ataupun di meja diplomasi. Melainkan juga di medan pikiran. Dosen Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta M Yuanda Zara menjelaskan, perjuangan juga dilakukan melalui komunikasi persuasif. “Perjuangan di medan pikiran adalah melalui komunikasi persuasif atau dikenal juga sebagai propaganda politik,” ungkapnya.
Baca juga : PGN Jajal Kerja Sama Bisnis Dengan Badak LNG
Peran propaganda sebagai pilar perjuangan dinilai penting karena jumlah penduduk Indonesia yang banyak dan terdiri dari ratusan etnis. Selain itu, terdapat perbedaan pandangan yang ekstrem tentang arti ‘kemerdekaan’, kemudian wilayah Indonesia juga sangat luas dengan jaringan informasi dan transportasi yang buruk.
Untuk itu, usaha awal propaganda dilakukan melalui berbagai cara. Di antaranya penyebaran dari mulut ke mulut, pengibaran bendera, diseminasi via radio, penerbitan oleh koran dan majalah, pengetikan tangan berkali-kali, serta melalui ‘rapat samudera’.
Baca juga : Lomba Artikel BPIP Menguatkan Nasionalisme
Adapun aktor yang berperan dalam proses propaganda pada masa itu antara lain Kementerian Penerangan, BP KNIP, jurnalis nasionalis, dan penyiar radio. Tidak hanya berbentuk tulisan, aksi propaganda juga dilakukan menggunakan tampilan visual berbentuk karikatur dan grafiti. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya