Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sandi Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Perubahan, Bukan Rebahan

Jumat, 3 September 2021 11:10 WIB
Menparekraf, Sandiaga Uno
Menparekraf, Sandiaga Uno

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengajak mahasiswa untuk tetap berdiri tegap dalam menghadapi setiap perubahan. Termasuk adaptasi terhadap situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini pun mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi perubahan, bukan generasi rebahan.

Pesan itu disampaikan Sandi saat memberikan motivasi kepada mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya yang mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Berita Terkait : Bank DKI Beri Literasi Keuangan Buat Pelajar

Sandi menegaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung upaya anak muda untuk menjadi entrepreneur melalui beberapa program. Seperti Widuri (Wirausaha dan Digital Mandiri), guna menumbuhkan wirausaha muda dan ekosistem digital.

"Pandemi telah banyak memberikan dampak buruk bagi rakyat Indonesia, termasuk industri kreatif. Untuk itu melalui momentum PKKMB ini sebagai pemuda kita harus bangkit, dan ikut berpartisipasi di bidang pengembangan industri kreatif," kata Sandi melalui keterangannya ekpada RM.Id, Jumat (3/9). 

Kementeriannya berkomitmen untuk menciptakan lokomotif ekonomi kreatif yang membuka lapangan kerja seluas-luasnya. 

Berita Terkait : Samin Tan Bebas Jadi Amunisi Eni Ajukan PK

Yaitu, dengan mendorong para pelaku parekraf melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi lewat sejumlah program. Di antaranya #BeliKreatifLokal, Widuri Ekonomi Kreatif, Baparekraf Digital Talent, dan beberapa startup lainnya.

"Ini jadi tantangan buat kalian mahasiswa baru yang kelak menjadi tulang punggung Indonesia, harus mampu menjawab tantangan, dan kemandirian di masa pandemi. Mari menjadi generasi perubahan dan bukan menjadi generasi rebahan," ujarnya. 

Sementara itu, Rektor Unitomo, Siti Marwiyah  menjelaskan, pentingnya membentuk mental yang kuat, dan karakter kebhinekaan bagi mahasiswa baru. Terutama di lingkungan akademis. 

Berita Terkait : Pemerintah Janji Perluas Vaksinasi Bagi Pelajar

“Di samping aktif kuliah, diharap nantinya mahasiswa juga aktif di organisasi kemahasiswaan, karena untuk mencapai kesuksesan hanya membutuhkan 20 persen kecerdasan IQ dan sisanya 80 persen adalah kecerdasan emosional," tutur Marwiyah di hadapan mahasiswanya. [UMM]