Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Bumikan Pancasila, BPIP Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal
Kamis, 16 September 2021 23:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny mengajak masyarakat mencontoh tokoh bangsa, seperti Gus Dur yang senantiasa membumikan Pancasila
Selain itu, pentingnya menjaga keragaman, khususnya diera kemajuan teknologi dan memperkuat nilai cinta tanah air dan budaya.
Baca juga : Universitas Pancasila Mengukuhkan Tiga Guru Besar
"Penting menjaga keragaman dan kemajemukan ketika generasi gedget menggunakan teknologi komunikasi untuk memperkuat nilai cinta tanah air dengan menciptakan teknologi tepat guna untuk mengembangkan basis industri rumah tangga," tegas Benny saat Diskusi dan Dialog Pembumian Pancasila dilakukan di Pondok Pesantren Abdurahman Wahid Soko Tunggal, Jakarta Rabu (15/09).
Benny menambahkan, bahwa kemajuan teknologi di era sekarang harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk lokal Indonesia.
Baca juga : Kepala BPIP Ajak Kemenag Mempromosikan Moderasi Beragama
"Industri ini berbasi dengan meng aplikasi teknologi di gital lewat aplikasi yg mendunia maka penting berpikir global bertindak lokal," lanjut Benny.
Turut hadir dalam dialog ini Gus Nuril yang menekankan bahwa musuh bangsa ini adalah lupa khususnya dalam hal budaya.
Baca juga : Gandeng BRI, Modernland Kembangkan Township Di Kawasan Cilejit
"Penyakit bangsa ini adalah lupa. Kita lupakan budaya kita nan i dah sehingga tidak menyadari sprit budaya asing sudah masuk ke dalam tubuh kita," ujarnya. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya