Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Transisi Pandemi Ke Endemi
Kinerja Vaksinasi Daerah Harus Digenjot, Dosis 1 Harus 70 Persen
Senin, 20 September 2021 21:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menko Kemaritiman dan Investasi/Komandan PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, vaksinasi adalah syarat penting untuk proses transisi, dari pandemi menjadi endemi. Terutama, bila kita mengacu pada penanganan negara-negara lain.
Sebab, vaksin sudah terbukti melindungi kita dari sakit parah yang membutuhkan perawatan rumah sakit atau kematian, terutama untuk para lansia.
Baca juga : Di Kalsel, Sinar Mas Selaraskan Vaksinasi Dan Peremajaan Sawit
"Namun, kinerja beberapa Kabupaten/Kota masih perlu dikejar untuk mencapai target 70 persen dosis 1. Terutama 60 persen dosis 1 lansia. Kami akan bekerja dengan keras untuk mencapai target tersebut," kata Luhut.
Indikator Evaluasi PPKM
Baca juga : Tuntasin Vaksinasi Dosis 2 Dulu
Dalam konferensi pers PPKM pekan lalu, Luhut mengumumkan, pemerintah memasukkan cakupan vaksinasi sebagai indikator terbaru dalam penentuan level PPKM.
"Telah diputuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi penurunan level PPKM," kata Luhut, Senin (13/9).
Baca juga : Jokowi: Kita Harus Mulai Belajar Hidup Bersama Covid-19
Daerah yang menerapkan PPKM level 2, akan diberikan waktu selama 2 minggu untuk menggenjot vaksinasi.
"Jika tidak bisa mencapai target, maka akan dinaikkan statusnya kembali pada level 3," terang Luhut. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya