Dark/Light Mode

Kemendagri Tingkatkan Sinergisitas Informasi Publik

Kamis, 14 Oktober 2021 21:50 WIB
Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori
Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori mengatakan, untuk mewujudkan suatu institusi atau badan publik yang informatif tidaklah mudah.

Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kemendagri agar dapat bersama-sama dengan institusi lain, khususnya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya penyebarluasan informasi publik.

Hal ini disampaikan Hudori dalam sambutan pada acara pembukaan Workshop Pengelolaan Kegiatan Kehumasan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri yang dibacakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan di Hotel Luminor Jakarta, Rabu, (13/10).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penyebarluasan informasi yang integratif dan koordinatif melalui Pusat Penerangan merupakan suatu hal yang perlu dipertimbangkan.

Berita Terkait : Netizen Pro-Kontra Integrasi PeduliLindungi Ke Aplikasi Lain

Hal ini sebagaimana telah diatur dalam Permendagri No. 13 Tahun 2021 dan mengingat agar setiap kebijakan serta kegiatan prioritas yang dilaksanakan Kemendagri melalui unit kerja eselon 1, perlu diketahui masyarakat melalui publikasi yang baik.

"Mengingat banyaknya berita informasi yang perlu disebarluaskan, serta beragamnya isu yang perlu dikelola, maka Pusat Penerangan perlu mendapat dukungan dari komponen lain dilingkungan Kemendagri" ujarnya.

Penyebaran informasi pun, kata Hudori, perlu dilakukan secara terencana, sistematis dan terukur.

Untuk itu, diperlukan strategi komunikasi yang tepat baik, mulai dari menentukan agenda, target/sasaran, produksi konten, pemilihan kanal publikasi sampai pada pengelolaan isu dan krisis informasi.

Berita Terkait : Kemenhub Cek Kesiapan Bandara Ngurah Rai Buka Penerbangan Internasional Lagi

"Inilah yang menjadikan Pusat Penerangan memiliki fungsi dan peran strategis sebagai koordinator pengelolaan kegiatan kehumasan khususnya pengelolaan media," tandasnya.

Menyikapi hal tersebut, diperlukan penguatan kompetensi, koordinasi dan sinergisitas pengelolaan tugas kehumasan di lingkungan Kemendagri.

Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Tim Pengelolaan Media Kementerian Dalam Negeri telah ditunjuk Person in Charge (PIC) dari masing-masing komponen, yang nantinya akan berkoordinasi dengan Pusat Penerangan.

Diakhir sambutannya, Hudori berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan agar nantinya dapat bersinergi sebagai satu kesatuan Tim Pengelola Kehumasan di lingkungan Kemendagri yang lebih kompeten.

Berita Terkait : Pemerintah Berupaya Tingkatkan Akses Penyandang Disabilitas

"Pelatihan ini juga diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun sinergisitas pengelolaan informasi dan komunikasi publik lintas komponen dan lintas sektor," ujar Hudori. (DIR)