Dark/Light Mode

Biar Belajar Jadi Menyenangkan

Kemenkominfo Dan Kemendikbudristek Bekali Pendidik Ilmu Content Creator

Jumat, 15 Oktober 2021 13:46 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah putar otak untuk mendorong program pendidikan Indonesia agar menarik, sehingga mudah diterima siswa.

Salah satu caranya dengan membekali tenaga pengajar agar mampu memanfaatkan teknologi digital khususnya tentang pembuatan video.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi menyelenggarakan program Kelas Mengajar Online Sesi III.

Narasumber yang mengisi kegiatan bertema “Membuat Video Belajar sebagai Media Pembelajaran yang Menarik dan Menyenangkan” itu adalah Content Creator nasional Estu Saputro.

Baca juga : Kemkominfo-Kemendikbud Ajak Sekolah Optimalkan TIK Di Dunia Pendidikan

Hadir juga Widyaprada Ahli Madya Direktorat Sekolah Dasar Kemdikbudristekdikti Dr. Nilam Suri dan Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Nilam Suri mengatakan, salah satu soft skill penting yang perlu dibekali tenaga pendidik adalah bagaimana cara membuat video belajar yang menarik dan menyenangkan. Hal itu merupakan salah satu media belajar yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran itu sendiri.

"Kita dapat meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik secara lebih cepat karena adanya visualisasi dalam video tersebut," ujar Nilam dalam keterangannya dikutip Jumat (15/10).

Sementara Semuel  menyampaikan, kehidupan normal yang baru, baik sekarang maupun pasca pandemi nanti, akan mempercepat proses digitalisasi di berbagai lini kehidupan kita.

Baca juga : Aturan Penerima Dana BOS Kemendikbudristek Bertentangan Dengan UUD 1945

Maka dari itu, kita harus mempersiapkan SDM dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.

“Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik. Ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi masyarakat digital Indonesia," beber Semuel.

Dalam kegiatan itu dijelaskan, Estu Saputro memulai materinya dengan memotivasi peserta. Disebutnya, semua orang bisa menjadi seorang content creator. Jadi, jangan membayangkan content creator adalah seorang profesional.

"Pada prinsipnya semua yang membuat konten video adalah seorang content creator, dan untuk membuat sebuah video pembelajaran tidak membutuhkan alat-alat yang canggih, bahkan cukup dengan menggunakan handphone," katanya.

Baca juga : Liga 1 Digelar, Polri Tegaskan Pertandingan Tanpa Penonton dan Dilarang Nobar

Dia bilang bagi tenaga pendidik, membuat video pembelajaran ini memiliki berbagai manfaat. Antara lain video dapat dijadikan sebagai arsip dokumentasi materi yang diajarkan dan akan sangat mudah dibagikan kepada peserta didik dengan berbagai aplikasi seperti WA, line, dan seterusnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.