Dewan Pers

Dark/Light Mode

Selesai Akhir 2021, Rusun Untuk Pengemis Telan Biaya Rp 28 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 13:30 WIB
Pembangunan Rusun eks Gelandangan dan Pengemis di Bekasi.
Pembangunan Rusun eks Gelandangan dan Pengemis di Bekasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan topping off atau penutupan tahap akhir lantai atap Rumah Susun (Rusun) untuk eks gelandang dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandang dan Pengemis Pangudi Luhur Kementerian Sosial di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/10). 

Pembangunan Rusun yang menelan biaya Rp 28,32 miliar tersebut memiliki kapasitas 93 unit hunian tipe 24 dengan ketinggian lima lantai.Ditargetkan dapat selesai akhir tahun ini.

Berita Terkait : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Tak Berkutik Lawan Dolar

"Kami bersyukur pembangunan Rusun Kementerian Sosial di Bekasi ini sudah mencapai lantai lima dan terlaksana dengan baik di lapangan," ujar Plt. Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Maryoko Hadi dikutip Jumat (22/10).

Maryoko menjelaskan, PUPR berharap pekerjaan fisik Rusun bisa cepat selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan. 

Berita Terkait : Semester I-2021, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp 864 M

Selain itu, penyedia jasa baik kontraktor pelaksana dapat menjaga kualitas bangunan tetap terjaga dengan baik dan mengantisipasi adanya kecelakaan kerja sehingga secepatnya bisa dimanfaatkan Kemensos untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Rusun ini adalah yang pertama dibangun untuk Kemensos dan sesuai dengan fungsinya hunian vertikal ini akan digunakan sebagai hunian sementara. Penghuni yang akan diseleksi oleh Kemensos akan mendapat pelatihan dari Balai dan setelah mereka siap akan disalurkan ke tempat pekerjaan yang sesuai," katanya.

Berita Terkait : Eks Dirut Sarana Jaya Didakwa Rugikan Negara Rp 152 Miliar

Berdasarkan data yang ada, masa pelaksanaan pembangunan Rusun ini sekitar 210 hari kalender mulai 21 Mei 2021 sampai 16 Desember 2021. Kontraktor pelaksana PT Laris Trio Bersaudara dan Konsultan Pelaksana PT Adhikara Mitracipta.[MFA]