Dewan Pers

Dark/Light Mode

Selain Pidana, Luhut Gugat Haris Dan Fathia Rp 100 M!

Rabu, 22 September 2021 13:49 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Ist)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain melaporkan ke polisi, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengajukan gugatan perdata terhadap Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Penasihat Hukum Luhut, Juniver Girsang menggugat Rp 100 miliar terhadap keduanya lantaran nama baik kliennya dicemarkan.

"Kita juga akan menuntut kepada Haris Azhar dan Fatia yang telah mencemarkan nama baik, itu Rp 100 miliar," tuturnya, di Polda Metro Jaya, Rabu (22/9).

Berita Terkait : Luhut Laporin Haris Azhar Dan Fatia Maulidiyanti Ke Polisi

Menurutnya, jika pengadilan mengabulkan gugatan perdata Rp 100 miliar tersebut, uang itu akan disumbangkan sepenuhnya untuk kesejahteraan warga Papua.

"Rp 100 miliar ini kalau dikabulkan oleh Hakim akan disumbangkan kepada masyarakat Papua," imbuh Juniver.

Tetapi, dia menyatakan, Haris dan Fatia tidak perlu membayar uang ganti rugi sebesar Rp 100 miliar itu jika keduanya bisa membuktikan keterlibatan Luhut dalam fitnah yang disebarkan lewat Youtube tersebut.

Berita Terkait : Sakit Kanker, Ratu Bulutangkis Verawaty Terbaring Di RS

Selama ini, kata Juniver, Haris dan Fatia tidak mampu membeberkan bukti dan fakta keterlibatan kliennya dalam video tersebut.

"Itulah saking antusiasnya beliau membuktikan apa yang dituduhkan itu tidak benar dan merupakan fitnah, pencemaran," tandas Juniver.

Sebelumnya, Luhut melaporkan Haris dan Fatia ke Polda Metro Jaya, Rabu (22/9) karena merasa difitnah terkait bisnis tambang di Papua.
 Selanjutnya