Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penuhi Kebutuhan Al-Quran, Kemenag Revitalisasi UPQ
Jumat, 12 November 2021 17:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH. Zainut Tauhid mengatakan, bahwa kebutuhan penyediaan Al-Quran di Indonesia masih tinggi. Hal ini disampaikan Wamenag saat memberikan sambutan pada peringatan Milad ke-5 Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) di Ciawi-Bogor, Kamis (11/11).
Berdasarkan data Kementerian Agama, total kebutuhan Al-Quran setiap tahun lebih dari 6 juta eksemplar. Sementara Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) Kementerian Agama, sejak 2016-2020, baru mencetak 1.705.000 mushaf.
"Tantangan UPQ ke depan adalah memenuhi kebutuhan mushaf Al-Quran umat Islam Indonesia yang kian hari kian bertambah jumlahnya," tuturnya.
Kementerian Agama, lanjut Wamenag, telah merancang revitalisasi UPQ menuju percetakan Al-Quran bertaraf dunia dengan menargetkan oplah cetak sebanyak 10.000.000 eksemplar per tahun.
Baca juga : Bandara Halim Tidak Ditutup, Cuma Direvitalisasi
Di samping itu, UPQ juga didorong menjadi destinasi wisata reliji, pusat penerbitan dan percetakan buku-buku keislaman yang moderat dan pusat edukasi ilmu-ilmu Al-Quran.
"Melalui revitalisasi juga, UPQ diharapkan dapat membangun ekosistem yang lebih efektif dan efisien," pesannya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Wamenag berharap tujuan mulia pemerintah melalui UPQ dapat segera terwujud.
"Revitalisasi bukan sekedar keinginan untuk membangun Unit Percetakan Al-Quran berkelas dunia, akan tetapi sebuah prioritas demi memenuhi kebutuhan dasar umat Islam yang harus segera direalisasikan," tegasnya.
Baca juga : Keraton Butuh Revitalisasi
Wamenag menambahkan, keberadaan UPQ bagian dari peran nyata Kementerian Agama dalam kajian Al-Quran. Tugas utamanya adalah menerbitkan, mencetak, mendistribusikan Al-Quran ’an, serta melakukan kajian-kajian pengembangan di bidang penerbitan Al-Quran.
"UPQ inilah yang kini memangku tanggung jawab pemenuhan Al-Quran bagi umat muslim di seluruh pelosok negeri," tuturnya.
Bersamaan dengan Milad ke-5, digelar UPQ Fest 2021 dengan sejumlah lomba terkait percetakan Al-Quran. Bertepatan dengan Milad ini juga diberikan penganugerahan Live Achievement kepada para tokoh dan akademisi yang telah berkontribusi besar terhadap perkembangan kajian Al-Quran di Indonesia.
Mereka adalah Alm. Prof. Dr. KH. Syaifuddin Zuhri (Pelopor Pembentukan Lembaga Penerjemah Al-Qur’an pada Kementerian Agama), Prof. Dr. H. Quraisy Shihab, MA (Pakar Tafsir Al-Quran), Dr. KH. Ahsin Sakho, MA (Pakar Qira’at Sab’ah), dan Ust. H. Isef Misbah, M.A (Penulis/Khattat Mushaf Al-Quran Kementerian Agama).
Baca juga : LRT Tabrakan, Kemenhub Minta Segera Diinvestigasi
"Kepada para tokoh yang hari ini menerima anugerah live achievement kami mengucapkan ribuan terima kasih dedikasi dan kontribusinya terhadap masa depan UPQ. Kami akan terus menunggu bimbingan dan peran yang lebih luas untuk mengawal UPQ menjadi institusi yang profesional dan maju," tutup Wamenag.
Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Islam, perwakilan Duta Besar Arab Saudi, Ketua Komisi VIII DPR RI, Walikota Bogor, Bupati Bogor, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan sejumlah pimpinan Ormas Keagamaan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya