Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

LPHU Muhammadiyah Sinergikan Ekosistem Haji dan Umrah yang Mandiri

Minggu, 17 September 2023 13:27 WIB
Ketua LPHU PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad (Foto: Istimewa)
Ketua LPHU PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Jakarta, Jumat-Minggu (15-17/9). Rakernas LPHU PP Muhammadiyah yang digelar pertama ini untuk mensinergikan haji dan umrah yang mandiri dan berkemajuan. 

"Muhammadiyah memiliki potensi besar terhadap jemaah haji dan umrah. Karena itu, Rakernas ini ingin mengkonsolidasikan kekuatan itu," kata Ketua LPHU PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (17/9).

Menurut Ziyad, untuk bisa melakukan konsolidasi, perlu bersinergi pada seluruh stakeholder haji dan umrah. "Supaya kita bisa mendata berapa jumlah jemaah haji dan umrah kita dan KBHU (Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah) yang tersebar di seluruh Tanah Air," terangnya.

Baca juga : Rempang Bukan Urusan Sederhana

Dengan cara itu, lanjut Ziyad, LPHU PP Muhammadiyah ingin melakukan pembinaan bagaimana jemaah umrah dan haji bisa menjadi jemaah yang mandiri. "Sebagian besar jemaah haji itu adalah lansia. Karena itulah bagaimana mengedukasi mereka, menjadi jemaah yang mandiri dan punya visi berkemajuan," terangnya.

Dengan begitu, tambah Ziyad, ketika melaksanakan ibadah di Tanah Suci, mereka bisa mengatasi dirinya sendiri. Mereka bisa melakukan hal-hal yang memang bisa dilakukan. 

Ziyad menerangkan, Muhammadiyah punya potensi besar untuk pengembangkan jemaah ini. "Karena itu melalui LPHU PP Muhammadiyah ini, kita ingin potensi besar jemaah menjadi kekuatan untuk misi dakwah persyarikatan Muhammadiyah ini," ujarnya. 

Baca juga : Pemerintah Dorong Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Melalui keputusan yang diambil pada Rakernas LPHU PP Muhammadiyah dengan LPHU wilayah dan daerah ini, Ziyad berharap ada kekuatan tersendiri dari program-program yang merupakan turunan dari keputusan Muktamar Muhammadiyah. “Mudah-mudahan Rakernas ini mampu menghasilkan keputusan yang memberikan kemaslahatan punya visi orientasi besar seperti yang disampaikan Ketua PP Muhammadiyah KH Saad," ucapnya.

Ziyad lalu mengungkapkan beberapa mimpi besar yang mengemukan di Rakernas untuk mempermudah mobilisasi jemaah haji dan umrah ke Tanah Suci sekaligus membawa citra Indonesia untuk yang lebih baik di masa depan. "Kita punya mimpi besar akan beli alat transportasi bus untuk di Tanah Suci sehingga mempermudah jemaah kita bahkan kita juga bisa mencarter pesawat sendiri," ujarnya.

Sekretaris LPHU PP Muhammadiyah Marjuki menambahkan, Rakernas LPHU PP Muhammadiyah dihadiri pengurus LPHU PP Muhammadiyah dan LPHU wilayah, serta beberapa perwakilan KBHU Muhammadiyah yang ada sejumlah wilayah. "Rakernas kali ini dihadiri perwakilan pengurus dari 28 provinsi di Indonesia. Di antaranya, dari Papua, Bengkulu, DI Yogyakarta, dan Sulawesi. Ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta dalam membangun pembinaan haji dan umrah," katanya.

Baca juga : Penulis Hamid Basyaib Terbitkan Buku 8 Pemikiran Strategis Ganjar Pranowo

Marjuki berharap, melalui keputusan Rakernas ini dapat membangun ekosistem haji dan umrah yang mandiri dan berkemajuan sesuai dengan yang diamanatkan Muktamar Muhammadiyah. "Oleh karena itu, di awal kepengurusan LPHU PP Muhammadiyah ini kita mengkonsolidasikan dan membangun sinergi stakeholder haji dan umrah melalui rakernas ini untuk menjalankan program kerja ke depan," pungkasnya. 

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Prof Hilman Latief yang jadi narasumber dalam Rakernas ini mengatakan, LPHU PP Muhammadiyah perlu membangun ekosistem haji dan umrah yang lebih komprehensif melalui sinergi dengan KBHU. "Mengoptimalkan peran KBHU, kalau di Kemenag ada Sapa Jamaah, manasik sepanjang tahun, pengajian jalan, infak jalan, kira-kira Muhammadiyah seperti apa? Ini penting," ujar Hilman Latief.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.