Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pasar Indonesia Meriahkan Pretoria Seharian Penuh

Minggu, 5 Desember 2021 20:15 WIB
Suasana Pasar Indonesia, di Pretoria, Afrika Selatan, Sabtu (4/12). (Foto: Dok. KBRI Pretoria)
Suasana Pasar Indonesia, di Pretoria, Afrika Selatan, Sabtu (4/12). (Foto: Dok. KBRI Pretoria)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Indonesia di Pretoria didukung Kantor Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Johannesburg menghadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Pretoria, Afrika Selatan, Sabtu (4/12). Pasar Indonesia yang digelar di Hazel Food Market itu diramaikan banyak pengunjung dari berbagai kalangan.

"Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pasar Indonesia menjadi ajang promosi Indonesia kepada publik Afrika Selatan, baik dari segi kekayaan kuliner, budaya, pariwisata dan juga produk-produk unggulan. Kegiatan ini selalu ramai dihadiri bukan hanya oleh masyarakat umum, namun juga kalangan diplomatik, pengusaha, pelajar, dan media," kata Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi, seperti keterangan KBRI Pretoria yang diterima di Jakarta, Minggu (5/12).

Ada 15 gerai turut meramaikan Pasar Indonesia kali ini. Mayoritas gerai tersebut dikelola para diaspora Indonesia di Afrika Selatan. Mereka menjajakan ragam kuliner khas Indonesia, seperti nasi goreng, rendang, sate ayam, gado-gado, nasi uduk, dan masih banyak lagi.

Berita Terkait : Syarief Hasan Minta Indonesia Siagakan Militer Skala Penuh

Selain diaspora, sejumlah perusahaan juga turut berpartisipasi dalam gelaran Pasar Indonesia. Seperti Indofood, yang menjajakan produk mie instan andalannya. Selain itu, ada pula perusahaan UMKM asli Afrika Selatan, Indomex, yang memproduksi bumbu-bumbu Indonesia.

Sejumlah perusahaan dan distributor produk Indonesia lainnya juga turut berpartisipasi dengan menitipkan produk-produknya di gerai ITPC Johannesburg. Seperti produk makanan ringan Richeese, produk santan dan minuman air kelapa kemasan Kara, produk pelumas mesin Pertamina, produk minyak balur dan sabun kesehatan Kutus-Kutus, produk kopi instan Caffino, dan sejumlah produk teh seperti Singabera dan Bankit Wangi.

ITPC Johannesburg juga memamerkan aneka produk Indonesia lainnya. Seperti biskuit, obat-obatan, produk farmasi, produk kecantikan dan perawatan rambut, ban dan aksesoris kendaraan bermotor, perabot, perlengkapan olahraga, sepeda hingga aksesoris pakaian.

Berita Terkait : Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Nanjak 80,1 Persen

Melengkapi keragaman produk yang dijajakan, perusahaan UMKM milik warga Afrika Selatan, Maraai Se Mooi Goete, menjajakan produk-produk kerajinan, produk kesehatan, dan pakaian wanita yang diimpor dari Indonesia. Darma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Pretoria juga turut menjajakan produk-produk kerajinan dan pakaian batik Indonesia.

Sambil menikmati kuliner khas Indonesia dan belanja kerajinan dan pakaian Indonesia, para pengunjung juga dapat menyaksikan sejumlah tarian tradisional Indonesia. Salah satunya tarian Kelono Topeng dari Jawa Tengah.

Ashley, salah seorang warga negara Amerika Serikat, yang mengunjungi Pasar Indonesia, mengaku senang dapat menyambangi berbagai booth di Pasar Indonesia. "Acara ini mengingatkan saya kembali tentang Indonesia, baik alamnya yang kaya maupun ragam kulinernya yang sangat lezat, di antaranya sate, rendang dan nasi goreng, ketika saya bertugas disana," ujarnya.

Berita Terkait : PDI Perjuangan Di Puncak Klasemen, PSI Stabil

Sekretaris Pertama Fungsi Ekonomi KBRI Pretoria Arief Ilham Ramadhan, selaku koordinator kegiatan Pasar Indonesia, bersyukur masih dapat melaksanakan kegiatan tersebut di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19. "Kami bersyukur kegiatan ini masih bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dengan berpedoman pada kebijakan Pemerintah Afrika Selatan terkait berkegiatan di masa pandemi Covid-19," tuturnya.

"Kegiatan ini adalah kegiatan pamungkas KBRI Pretoria pada 2021, dan kami senang kegiatan berlangsung lancar dan meriah," pungkas Arief. [DAY]