Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Akibat Ulah Omicron

Sedihnya, Salat Depan Ka’bah Renggang Lagi

Jumat, 31 Desember 2021 07:25 WIB
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menerapkan kembali aturan pembatasan sosial saat salat. (Foto: AFP)
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menerapkan kembali aturan pembatasan sosial saat salat. (Foto: AFP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gara-gara varian Omicron, kasus Covid-19 di Arab Saudi kembali melesat. Kerajaan Saudi pun kembali mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial. Salah satu kebijakan yang bikin sedih, salat di depan Ka’bah kini harus renggang lagi.

Sepekan terakhir, kasus Corona di Saudi tercatat meningkat dua kali lipat. Awal pekan lalu, baru ada penambahan kasus baru sebanyak 389. Sementara 24 jam terakhir, dilaporkan ada 744 kasus infeksi baru dan 1 kasus kematian.

Jumlah itu menjadi rekor tertinggi sejak beberapa bulan terakhir. Sebab, sejak September lalu, Saudi berhasil mengendalikan infeksi Corona dengan mencatat infeksi harian di bawah 100 kasus hingga pertengahan Desember.

Baca juga : Kekhawatiran Pasar Ke Omicron Reda, Rupiah Naik Tipis

Menanggapi perkembangan tersebut, pihak kerajaan menerapkan kembali aturan pembatasan sosial. Seperti dikutip Saudi Gazette, Pengurus Dua Masjid Suci mengumumkan kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak fisik di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Aturan tersebut mulai berlaku pada Kamis (30/12) pukul 07:00. Dengan aturan ini, salat di Masjidil Haram kembali renggang. Tak hanya untuk salat, aturan jaga jarak juga berlaku saat melakukan tawaf atau mengelilingi Ka’bah.

“Jemaah diharapkan mematuhi waktu masuk berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, baik untuk salat maupun umrah, yang tertera di aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna,” begitu keterangan dari Otoritas Dua Masjid Suci, kemarin.

Baca juga : Hati-hati, Laju Reproduksi Kasus Di Kalimantan Dan Nusa Tenggara Naik

Selain di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Saudi juga menerapkan pengetatan protokol kesehatan ini di seluruh wilayah kerajaan, baik tempat terbuka maupun tertutup.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahd Al-Jalajil menyerukan, kepada seluruh warga untuk segera menerima dosis booster vaksin Corona untuk mengurangi risiko terinfeksi Covid-19, terutama varian Omicron. “Untuk menghadapi fase pandemi ini, kita sangat bergantung pada kesadaran masyarakat,” kata Al-Jalajil.

Kabar ini tentu bikin sedih para jemaah. Soalnya, pada pertengahan Oktober lalu, Kerajaan telah mencabut larangan pembatasan sosial. Dengan kebijakan itu, salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sudah bisa merapatkan saf. Bersamaan dengan pengumuman itu, video petugas mencabut sticker menjaga jarak yang menempel di lantai masjid dilepas oleh petugas.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.