Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
Sebelumnya
Krisis antara Ukraina dan Rusia semakin meningkat usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan wilayah yang dikuasai kelompok separatis, yaitu Donetsk dan Luhansk. Sebelum ada pengakuan Putin, pemimpin di kedua wilayah itu juga mengklaim mendapat serangan dari pasukan Ukraina.
Warga Ukraina di Jepang menggelar unjuk rasa menentang aksi Rusia di Ukraina, dekat Kedutaan Besar Rusia di Tokyo, Jepang, Rabu, 23 Februari 2022. (Foto Reuters/Issei Kato)
Baca juga : Disebut Perang Ukraina Rusia Rabu, KBRI Kiev: WNI Aman, Kondisi Kondusif
Namun, Kiev membantah tuduhan tersebut. Sedangkan pihak Donetsk dan Luhansk meminta warga untuk menyeberang ke Rusia demi keamanan. Per Senin (21/2) sudah ada 61 ribu pengungsi dari Donbas di Rusia. Kelompok separatis di kedua wilayah itu dan pasukan Ukraina kerap bertempur usai Crimea masuk Rusia pada 2014. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya