Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Heroik, Perjuangan WNI Tinggalkan Ukraina Saat Pertempuran Sengit
Selasa, 1 Maret 2022 15:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kabar gembira dari Ukraina. Di tengah pertempuran sengit, Pemerintah sejauh ini berhasil mengevakuasi 99 WNI dari negara yang tengan diserang Rusia itu, kemarin.
Menlu Retno menceritakan proses evakuasi 99 WNI yang berlangsung heroik. Relokasi WNI dilakukan secara masif di beberapa kota di Ukraina dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga : Pastikan WNI Selamat Keluar Dari Ukraina, Kemlu Gandeng Banyak Pihak
Per Minggu (27/2) ada 25 WNI yang dievakuasi melalui Odessa tiba di Bucharest pukul 16.30 waktu Bucharest. WNI yang dievakuasi semuanya perempuan, dan 1 anak berumur sekitar 12 tahun.
Tim evakuasi, bergerak dari Tulcea, perbatasan Rumania-Moldova pada Sabtu, (26/2) pukul 06.00 pagi dan akhirnya tiba kembali di Bucharest pada 27 Februari pukul 16.30 waktu setempat.
Baca juga : Rute Penerbangan Internasional Ke Bandara Bali Bertambah, 5 Maskapai Kantongi Izin
Waktu yang ditempuh di tengah invasi Rusia ini lumayan lama. Lama perjalanan tim evakuasi mencapai 35 jam dengan menggunakan bus.
"Di waktu normal kita mendapat informasi, lama perjalanan tidak lebih dari 10 jam," kata Menlu Retno, kepada wartawan secara daring, Selasa (1/3).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya