Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kurangi Pengaruh China, Biden Mau Lobi Pemimpin ASEAN

Senin, 18 April 2022 05:21 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Foto AP/Susan Walsh)
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Foto AP/Susan Walsh)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dikabarkan bakal bertemu para pemimpin negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) pada pertengahan Mei nanti. Pertemuan ini bertujuan untuk menunjukkan besarnya komitmen Paman Sam di Asia serta mengendalikan pengaruh China di wilayah tersebut.

“Kawasan Asia adalah prioritas utama bagi pemerintahan Joe Biden-Kamala Harris untuk menjadi mitra yang kuat dan dapat diandalkan di Asia Tenggara,” jelas Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dikutip AFP, kemarin.

Berita Terkait : Siap-Siap, PSS Sleman Mau Borong Pemain Anyar

Konferensi tingkat tinggi ini awalnya bakal diadakan pada 28-29 Maret lalu. Namun, pertemuan tersebut diundur dan diputuskan bakal diadakan pada 12-13 Mei mendatang.

Pertemuan itu ditunda di tengah laporan bahwa para pemimpin beberapa anggota ASEAN memiliki masalah penjadwalan, dan karena perang Rusia Vs Ukraina semakin mencekam.

Berita Terkait : Kanada Mau Perkuat Kemitraan Dengan ASEAN

Pada 29 Maret lalu, Biden sudah bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Gedung Putih. Pada pertemuan itu, Biden mengatakan, dia ingin memastikan bahwa kawasan itu tetap bebas dan terbuka.

Biden juga berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN secara virtual pada Oktober tahun lalu. Menurut Jen Psaki, dalam KTT itu, Biden mengumumkan inisiatif untuk memperluas keterlibatan AS dengan ASEAN mengenai Covid-19, perubahan iklim, hingga pertumbuhan ekonomi.

Berita Terkait : Gubernur Arinal Beri Penghargaan Polda, Dirjen Beacukai & BNN Lampung

Persaingan yang tegang dengan China menjadi salah satu tantangan kebijakan luar negeri terbesar bagi AS. Anggota ASEAN, yaitu Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Beberapa dari negara itu telah mengalami gesekan dengan Beijing. [DAY]