Dark/Light Mode

Indonesia Stop Ekspor RBD Palm Olein

Kasian, Banyak Negara Ketularan Krisis Migor

Rabu, 27 April 2022 08:10 WIB
Warga antre untuk membeli minyak goreng di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto Abdul Qodir/AFP/Getty Images)
Warga antre untuk membeli minyak goreng di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto Abdul Qodir/AFP/Getty Images)

 Sebelumnya 
Menurut seorang pedagang di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, karena larangan ekspor Indonesia baru mulai berlaku 28 April besok, maka negara-negara pembeli masih akan memiliki pasokan minyak sawit mentah sampai pertengahan Mei.

Baca juga : Karyawan Dharma Jaya Ngadu Ke Gubernur Anies

“Para pengilang minyak tidak menduga hal ini akan terjadi. Sekarang mereka tidak bisa menunggu selama beberapa minggu. Mereka harus melakukan pembelian agar pabrik pengilangan mereka tetap bekerja,” katanya.

Baca juga : Lawan Persiraja, The Guardian Bakal Mati-matian Demi Tiket AFC

Ditambahkannya, kekurangan minyak nabati akan mulai terasa di pasar pada pertengahan Mei.

Baca juga : Malam Ini, Mutiara Hitam Yakim Keluar Dari Zona Neraka

Presiden Joko Widodo mengumumkan pada 22 April lalu, Indonesia akan menghentikan ekspor bahan baku minyak goreng sawit dan minyak goreng sawit (MGS) yang disebut refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein. Larangan itu akan mulai berlaku 28 April nanti, sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pemerintah Indonesia bukan melarang ekspor crude palm oil (CPO).[MEL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.